Ridwan Kamil: Solusi Atasi Banjir Pantura Terus Dikebut

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 10 Februari 2021 08:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 525 2359576 ridwan-kamil-solusi-atasi-banjir-pantura-terus-dikebut-u9KBtAetoh.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto : Sindo)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, pemerintah terus berupaya menyelesaikan persoalan banjir yang kerap melanda wilayah pantai utara (pantura) Jawa Barat. Upaya yang dilakukan, yakni perbaikan sejumlah infrastruktur air.

Diketahui dalam tiga hari terakhir, sejumlah wilayah di pantura Jabar, seperti Karawang, Subang, dan Indramayu, dilanda bencana banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem.

Gubernur yang akrab disapa Emil itu mengatakan, solusi yang tengah dikebut pemerintah yakni perbaikan dan pembangunan sejumlah infrastruktur air, di antaranya perbaikan tanggul yang jebol, pembangunan saluran air, hingga pembangunan bendungan yang diharapkan mampu menekan potensi banjir.

Menurut Emil, pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mempercepat proses perbaikan tanggul yang jebol diterjang arus banjir.

"Proses perbaikan tanggul segera akan dilakukan oleh BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai)," kata Emil dalam keterangan resminya, Selasa (9/2/2021) malam.

Solusi jangka menengah, ujar Emil, pemerintah sedang membangun Bendungan Sadawarna yang terletak di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang. Selain untuk mengatasi banjir, bendungan tersebut menjadi solusi terhadap persoalan kebutuhan air irigasi di wilayah Subang, Indramayu, dan sekitarnya.

"Jangka menengahnya solusi banjir yaitu Bendungan Sadawarna sudah 50 persen, mohon doanya karena menjadi solusi supaya banjir tahunan di Subang dan sekitarnya bisa dikendalikan lebih baik, 50 persennya lagi akan selesai di akhir tahun depan," ujarnya.

"Ada juga bendungan yang sedang kita siapkan yang skalanya lebih besar, yaitu Bendung Cipunegara dan Cibeet, sehingga suatu saat banjir di waktu dekat bisa berkurang," ujar Ridwan Kamil.

Emil menuturkan, solusi banjir terus dikerjakan oleh pemerintah, meski belum sepenuhnya rampung. Selain Bendungan Sadawarna di Subang yang juga akan berdampak bagi Karawang, pengerjaan pembesaran saluran di bawah air sungai juga terus dikebut.

"Pembesaran saluran dibawah air sungai, laporan per hari ini sudah kontrak lalu segera dikerjakan dengan maksimal. Kemudian beberapa rencana besar lainnya seperti (pembangunan) Bendungan Cipunegara dan Cibeet. Mudah-mudahan dengan percepatan proyek-proyek infrastruktur air di tahun 2021 hingga 2022, potensi banjir bisa terus berkurang," tuturnya.

Baca Juga : Banjir Semarang Masih 1 Meter, Sopir Truk Terjebak 3 Hari

Baca Juga : Jakarta Banjir, Tagar #AniesHero Menggema

Emil telah meninjau langsung lokasi terdampak banjir, yakni Pamanukan, Kabupaten Subang dan salah satu titik banjir di Perum Bumi Mutiara Indah (BMI), Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Selasa (9/2/2021).

Menurut dia, peninjauan yang dilakukan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut bertujuan untuk memastikan masyarakat terdampak banjir mendapat penanganan yang baik, mulai proses evakuasi hingga penyaluran bantuan logistik.

Ridwan Kamil mengapresiasi langkah-langkah kedaruratan yang telah diambil, seperti proses evakuasi dan distribusi bantuan logistik. Namun, dia meminta masyarakat di lokasi pengungsian untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5M dengan ketat, terutama memakai masker.

"Saya titip ke Pak Bupati (Subang) pastikan masyarakat harus tetap bermasker. Karena saya lihat masih belum maksimal, kalau bantuan lain saya kira memadai," kata Emil.

Emil juga meminta masyarakat selalu waspada menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Pasalnya, BMKG memprediksi bahwa cuaca ekstrem di pulau Jawa termasuk Jabar masih akan berlangsung hingga akhir Februari 2021.

"Diharapkan kewaspadaan masyarakat, kades, camat, bupati, dan semuanya terhadap cuaca ekstrem yang sudah diprediksi ini," ucap Gubernur Jabar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini