BPBD Minta Warga Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi saat Cuaca Ekstrem

Adi Haryanto, Koran SI · Kamis 11 Februari 2021 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 525 2360099 bpbd-minta-warga-waspada-ancaman-bencana-hidrometeorologi-saat-cuaca-ekstrem-gr1DTDRoNZ.jpg Foto: Dok Sindonews

BANDUNG BARAT - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengumumkan status siaga darurat bencana, mengantisipasi prediksi dari BMKG yang meyebutkan pekan ini cuaca ekstrem masih akan terjadi.

"Status siaga darurat bencana ini ditetapkan agar semua pihak waspada, karena wilayah KBB rawan terjadi bencana," kata Kepala Pelakaana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo, Rabu (10/2/2021).

 Baca juga: Waspada! Cuaca Ekstrem Intai 26 Daerah Sepekan ke Depan

Duddy mengatakan, potensi bencana itu seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga banjir bandang. Namun bencana alam yang paling dominan adalah longsor akibat kontur tanah yang labil dan turunnya hujan dengan intensitas tinggi.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda 20 Wilayah Indonesia Hari Ini, di Mana Saja?

Kawasan pegunungan dan perbukitan di wilayah utara dan selatan KBB yang paling banyak terjadi kejadian longsor. Sementara di kawasan perkotaan biasanya longsor akibat struktur bangunan atau tembok yang tidak kokoh. Seperti kejadian yang terjadi kompleks Taman Bunga Cilame, Senin (8/2/2021).

"Cuaca ekstrem berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi. Warga harus tetap waspada dan sigap ketika terjadi hujan deras dengan durasi yang lama," terangnya.

Menurutnya, informasi dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam beberapa hari ke depan hujan masih akan turun disertai angin kencang dan mungkin sesekali ada petir. Kondisi itu diprediksi bakal terjadi hingga akhir Februari, sehingga masyarakat yang bermukim di wilayah dengan tofografi perbukitan harus ekstra waspada.

"Potensi bencana itu bisa muncul hampir di 165 desa di KBB. Makanya kami selalu menyiapkan anggota piket 24 jam dan relawan di daerah untuk terus berkoordinasi manakala tiba-tiba terjadi bencana," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini