Adik dan Putri Raja Terkurung di Kraton Surakarta, Polisi: Masalah Internal Keluarga

Solopos.com, · Jum'at 12 Februari 2021 18:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 12 512 2361133 adik-dan-putri-raja-terkurung-di-kraton-surakarta-polisi-masalah-internal-keluarga-LFksb98CoY.jpg Adik dan Anak Pakubowono saat terkurung di dalam keraton (foto: Okezone/Bram)

SOLO - Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak menyatakan, persoalan putri dan adik Raja Keraton Solo yang terkunci di lingkungan Keraton sejak Kamis 11 Februari 2021 merupakan masalah internal keraton.

Karenanya hal itu juga harus diselesaikan secara internal. Ade Safri menyebut kepolisian tetap berpatroli dan memantau situasi agar kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terganggu dengan permasalahan itu.

“Kalau seputar masalah internal keluarga Keraton dipersilakan untuk diselesaikan secara keluarga pula. Kecuali ada tindakan melawan hukum baru masuk ranah kepolisian,” papar Ade Safri kepada Solopos.com, Jumat (12/2/2021).

Baca juga:  Geger! Adik dan Anak Pakubuwono XIII Terkurung di Dalam Kraton

Sebagaimana diinformasikan, putri Raja Keraton Solo PB XIII Hangabehi, GKR Timoer Rumbai, bersama adik Raja, GKR Wandansari Koes Moertiyah atau Gusti Moeng terkunci di keputren sejak Kamis. Bersama mereka ada dua abdi dalem penari dan seorang sentana.

Baca juga:  Adik dan Putri Raja Terkurung di Kraton Surakarta, Ini Kata Wakil Pengageng

Belum diketahui pasti siapa yang mengunci mereka di Keputren. Pun masalah apa yang melatari pengurungan mereka di dalam kompleks Keraton Solo. Mereka tak hanya dikunci dari luar tapi juga tak diberi logistik untuk makan, air dan listrik dipadamkan.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini