Alami Jantung Bocor, Bocah 11 Tahun di Pangandaran Butuh Bantuan Biaya Berobat

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 12 Februari 2021 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 12 525 2360920 alami-jantung-bocor-bocah-11-tahun-di-pangandaran-butuh-bantuan-biaya-berobat-HN4vBSG1it.jpg Ahmad Septiana dan ibunda (foto: ist)

PANGANDARAN - Ahmad Septiana, bocah 11 tahun mengalami jantung bocor sehingga harus menjalani perawatan secara berkala.

Anak pasangan Rasimin (61) dan Masinem (55) warga RT 16/05 Dusun Cidahon, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Banten itu bertahan hidup dengan segala keterbatasan.

Baca juga:  Kisah Sular! Keajaiban Datang saat Anak Operasi Jantung Bocor (1)

Menurut Masinem, ibunya, Ahmad Septiana harus menjalani perawatan karena ada kebocoran pada organ jantung sejak umur 1 bulan.

"Saya harus ikhlas menerima takdir ini selain harus berjuang demi kesembuhannya," kata Masinem.

Baca juga:  Kisah Sular! Keajaiban Datang saat Anak Jalan Operasi Jantung Bocor (2)

Keterbatasan biaya hidup dengan kondisi ekonomi yang sulit Masinem dan Rasimin terus berjuang agar anaknya bisa bertahan hidup.

"Keseharian suami saya sebagai penderes kelapa, ditengah lelahnya mencari biaya hidup kami harus mengatur keuangan meski yang didapat hanya alakadarnya," tambah dia.

Saat Ahmad Septiana usia 5 bulan, salah satu dokter di RSHS Bandung pernah menyarankan untuk operasi jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta.

"Waktu itu biaya oprasi sekitar Rp300 juta, saya bingung lantaran tidak punya uang sebesar itu," jelasnya.

Untuk bertahan hidup Ahmad Septiana dipasang alat pacu jantung permanen dibadannya. Alat tersebut harus dicharge setiap lima bulan satu kali agar bisa mempertahankan hidup Ahmad Septiana.

"Kepesertaan BPJS tidak bisa mengcover seluruh pengobatan yang dilakukan," terangnya.

Kali ini Rasimin dan Masinem hanya berharap ada keajaiban yang datang demi kesembuhan anaknya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini