Evakuasi Longsor Nganjuk, 14 Korban Ditemukan dan 7 Masih Hilang

INews.id, · Senin 15 Februari 2021 19:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 519 2362533 evakuasi-longsor-nganjuk-14-korban-ditemukan-dan-7-masih-hilang-qJ1KSOgdlc.jpg Longsor Nganjuk, Jawa Timur (Foto: BPBD Nganjuk)

NGANJUK – Sebanyak 14 orang dari 21 korban longsor di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ditemukan. Dari 14 korban, dua di antaranya ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara tujuh lainnya masih hilang, dan proses evakuasi hingga Senin (15/2/2021) sore terus dilakukan.

“Proses evakuasi korban akan terus dilakukan sampai 14 hari mendatang. Kemudian melakukan pembersihan puing-puing dan menyiapkan relokasi bagi masyarakat yang terdampak longsor,” kata Bupati Nganjuk Novi Rahman di sela-sela mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin (15/2/2021).

Baca Juga:  Tragis! Ibu dan Anak Tewas Tertimbun Longsor di Nganjuk

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyatakan, proses pencarian korban longsor terus dilakukan sampai ditemukan seluruh korban yang tertimbun.

Untuk mempercepat pencarian, pihak kepolisian akan menerjunkan anjing pelacak. “Saya telah berkoordinasi dengan Pak Kapolres dan ternyata sudah disiapkan anjing pelacak untuk mempercepat proses identifikasi," kata Khofifah,

Menurutnya, lokasi bencana memang cukup curam. Kondisi tebing mengharuskan untuk meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan.

"Kita tidak menduga ternyata hujan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah ini akhirnya terjadi longsor. Kita semua menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban meninggal dari bencana longsor ini,” ujarnya.

Baca Juga:  2 Korban Longsor Nganjuk Kembali Ditemukan, 14 Masih Hilang

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menuturkan, Pemkab Nganjuk sebelumnya sudah memberikan edukasi kepada warganya untuk meningkatkan kewaspadaan. Itu penting dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan.

Tak hanya itu, adanya retakan tanah yang berpotensi terjadinya longsor juga harus diwaspadai. "Banyak warga telah diedukasi dan ditingkatkan kewaspadaannya jika sewaktu waktu terjadi intensitas hujan yang cukup tinggi," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini