Nurdin Abdullah Resmikan Asrama Putri Anging Mammiri di Yogyakarta

Fahmi Firdaus , Okezone · Selasa 16 Februari 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 510 2362943 nurdin-abdullah-resmikan-asrama-putri-anging-mammiri-di-yogyakarta-DA1YkCMiFv.jpg Foto: Humas Pemprov Sulsel

YOGYAKARTA Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah, meresmikan asrama khusus mahasiswi asal Sulsel "Anging Mammiri" di Kota Yogyakarta, Selasa (16/02/2021).

Sebelumnya, asrama putri yang berlokasi di Jalan Kota Baru ini dikeluhkan oleh mahasiswi jika atapnya sering bocor, kayunya lapuk demikian juga dengan dindingnya.

(Baca juga: Hujan Deras Berhenti, Sejumlah Ruas Jalan Ibu Kota Masih Terendam Banjir)

Mendengar hal tersebut, Nurdin Abdullah bergerak cepat dan memerintahkan untuk merobohkan serta membangun bangunan yang baru. Peletakakan batu pertama dilakukan oleh Nurdin pada 2 September 2020 lalu. Anggarannya sebesar Rp 4.408.916.029 bersumber dari APBD Provinsi Sulsel tahun 2020.

Pembangunan asrama putri tersebut rampung sesuai target yakni dalam waktu empat bulan. Terdiri dari dua lantai dengan 18 kamar.

(Baca juga: Kisah Dua Srikandi Penggal Kepala Tentara Gurkha saat Revolusi Kemerdekaan)

Nurdin menyebutkan, pihaknya mendorong pemuda-pemudi Sulsel untuk menuntut ilmu diperantauan. Yogyakarta adalah salah satu pilihan utama.

Pemprov Sulsel senantiasa memfasilitasi masyarakat dan mahasiswa Sulsel yang jumlahnya cukup besar, yakni dengan adanya asrama.

"Animo anak-anak kita dari Sulsel itu untuk belajar ke Yogyakarta di berbagai universitas termasuk di UGM itu tinggi sekali," kata Nurdin Abdullah.

"Tentu saya berharap, mudah-mudahan dengan hadirnya asrama ini bisa semakin motivasi anak-anak kita untuk semakin giat belajar. Sehingga nanti sudah selesai, mereka akan kembali ke Sulsel untuk mengbabdi," tambahnya.

Selain di Yogyakarta, asrama lainnya ada di Bandung, Jakarta, Bogor dan Semarang. "Di Semarang insyaallah (akan diperbaiki), di Bandung, terus di Bogor sudah selesai, ada lagi satu di sana, Jakarta. Mungkin empat tahun depan," paparnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini