Godain Penjual Kopi, Anggota LSM Tewas Ditebas Parang

Era Neizma Wedya, iNews · Selasa 16 Februari 2021 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 610 2362906 godain-penjual-kopi-anggota-lsm-tewas-ditebas-parang-FBMmsYRHba.png Foto: Illustrasi Shutterstock

OKUS - Gara-gara perkataan “adek sayang berapo galonyo”, seorang pria berinisial AK (52) tewas setelah wajahnya ditebas parang oleh Andi Trio Santoso (32) warga Desa Pelangki depan kantor BPKAD Oku Selatan.

Peristiwa yang mengemparkan itu terjadi di depan Kantor BPKAD Kompleks Perkantoran Pemda OKU Selatan, dimana saat itu korban yang merupakan Oknum LSM Wahana Aspirasi Masyarakat (WAS) bersama rekannya Risman selesai minum kopi di warung pelaku, lalu saat korban membayar pesanan kopi sempat menggoda istri pelaku, Isna (47) dan ternyata di dengar oleh pelaku Andi yang baru pulang dari kebun.

Baca juga:  Remaja Blitar Mengamuk Bacok 3 Orang, Satu Korban Kritis Tak Sadarkan Diri

Kemudian ia tersinggung mendengar perkataan korban, pelaku yang baru membina rumah tangga selama 3 bulan itu langsung mendatangi korban, dan menebaskan parang yang dibawanya tepat mengenai wajah korban.

Baca juga:  Dendam Lama, Pemuda Ini Mabuk lalu Bacok Kepala Seterunya

Korban yang diserang tiba-tiba dengan senjata tajam dan mengenai wajahnya langsung melarikan diri ke perkantoran BPKAD OKU Selatan, dengan kondisi wajah berlumuran darah.

Alhasil, puluhan pegawai yang berdinas di Kantor tersebut histeris ketakutan mendapati pemandangan mengerikan. Hingga akhirnya pihak kepolisian dan bantuan medis ambulans tiba di lokasi kejadian. Namun setelah sempat mendapatkan perawatan medis, sekitar pukul 18.15 WIB korban meninggal dunia.

Kapolres OKU Selatan AKPB Zulkarnain Harahap melalui AKP Apromico membenarkan peristiwa penganiayaan di warung depan Kantor BPKAD OKUS, korban sempat mendapatkan pertolongan di IGD RSUD Muaradua, namun akhirnya meninggal dunia, sedangkan tersangka sudah langsung diamankan guna penyidikan lebih lanjut.

"Ya, kasus penganiayaan dugaan sementara karena kesalahpahaman dan cemburu,” ujar Apromico.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini