Kemenristek Gulirkan Rp400 Miliar Dana Hibah Penelitian 12 PTN, Terbesar UI Rp45,9 Miliar

Neneng Zubaidah, Koran SI · Selasa 16 Februari 2021 15:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 65 2363032 kemenristek-gulirkan-rp400-miliar-dana-hibah-penelitian-12-ptn-terbesar-ui-rp45-9-miliar-BeGbnmRTAm.jpg Kampus UI di kawasan Depok, Jawa Barat. (Foto:Okezone)

JAKARTA- Kemenristek/BRIN kembali memberikan hibah penelitian Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) untuk 12 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) di 2021 ini. Hibah penelitian ini ditujukan untuk menghasilkan riset inovasi yang berguna di masyarakat.

Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, tahun ini yang akan menerima anggaran BOPTN dengan dana yang paling besar adalah Universitas Indonesia atau UI yang akan menerima Rp45,9 miliar.

Kemudian, lanjut Bambang, Universitas Gajah Mada (UGM) akan menerima Rp40,5 miliar. Lalu Institut Teknologi Bandung (ITB) akan menerima Rp40,3 miliar. Kemudian Universitas Airlangga (Unair) akan menerima Rp39,1 miliar dan Universitas Diponegoro (Undip) Rp38,8 miliar.

Baca Juga: UGM Terima 2.000 Mahasiswa di SNMPTN 2021

Bambang melanjutkan, Institut Pertanian Bogor (IPB) akan mendapatkan Rp33,3 miliar, Universitas Padjajaran (Unpad) Rp34.2 miliar, kemudian Universitas Sumatera Utara (USU) mendapat Rp30,5 miliar, Universitas Hasanuddin (Unhas) mendapat Rp29,1 miliar, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Rp28,5 miliar, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Rp24,2 miliar dan Universitas Sebelas Maret (UNS) mendapat Rp15,2 miliar.

"Mudah-mudahan pengalokasian anggaran ini bisa memicu riset dan inovasi yang lebih produktif lagi. Lebih inetensif lagi di masing-masing institusi dan kepada pimpinan universitas untuk bisa memanaje angaran ini sebaik mungkin," katanya pada Pengumuman Pendanaan Penelitian untuk PTN BH dan Tematik secara daring, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga: Ini Panduan untuk Pendaftaran SNMPTN 2021

Sementara Plt Deputi Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek/BRIN Muhammad Dimyati menuturkan, pendanaan BOPTN untuk PTN BH pada tahun 2021 ini dialokasikan Kemenristek/BRIN kurang lebih sebanyak Rp400 miliar. Mekanisme penetapan pemenang riset sangat ketat. Selain itu kinerja yang dipakai untuk pembagian alokasi dana ke 12 PTN BH ini berhasal kinerja output publikasi 3 tahun sebelumnya.

"Ditambah dengan kekayan intelektual yang dilakukan 1 tahun sebelumnya dan prototipe dan capaian sitasi PTNBH. Lalu hasil monev penelitian lanjutan akan menjadi penelitian tersebut diteruskan atau tidak dan penjaminan mutunya pun dilakukan cukup ketat karena pengusulnya cukup banyak," terangnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini