Ibu Hamil di Gowa Kena Peluru Nyasar saat Nonton TV, Jidat Tiba-Tiba Berdarah

Agregasi Sindonews.com, · Rabu 17 Februari 2021 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 609 2363659 ibu-hamil-di-gowa-kena-peluru-nyasar-saat-nonton-tv-peluru-nembus-atap-kena-jidat-U4gtPk2Hqm.jpg Olah TKP peluru nyasar di Gowa. (Foto: Istimewa)

GOWA - Kejadian antara hidup dan mati menimpa Suriani (33), guru yang tinggal di Dusun Anak Gowa, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Wanita yang sedang hamil itu diduga jadi korban peluru nyasar di rumahnya. 

Kaka Ipar Suriani, Sukma mengatakan, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 18.30 Wita, Senin (15/2/2021). Saat itu Suriani yang sedang hamil tua, sedang asyik nonton TV di dalam rumahnya. 

Tiba-tiba, terdengar suara ledakan dari atas seng. Kepala Suriani seketika langsung berdarah. Peluru nyasar itu lanjut Sukma, menembus seng rumah adiknya.

"Ada bunyi ledakan dari atas atap seng. Suaminya kaget, melihat kepala istrinya berdarah. Dia langsung melarikannya ke rumah sakit," katanya, Selasa (16/2/2021).

Sukma bercerita, saat itu dia belum tahu jika adik iparnya terkena peluru nyasar. Dia baru mengetahui ketika dia ke rumah sakit melihat kondisi adik iparnya itu.

"Awalnya saya ditelefon. Katanya Suri sedang di rumah sakit. Kepalanya bocor," ujarnya.

Berselang beberapa saat, adik dari Sukma atau suami Suriani yakin jika hal itu disebbakan peluru nyasar. 

Baca juga: Pemuda Tewas Diterjang Peluru Misterius, Polres Tangsel Cek Lapangan

"Ada proyektil peluru didapat sama adekku di dalam rumah. Alhamdulillah, kondisi adik ipar saya mulai membaik. Meskipun agak trauma. Apalagi sedang hamil tua," tuturnya.

Sukma mengaku, pihak kepolisian setempat telah datang melakukan olah TKP ke rumah adiknya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Gowa AKP Jufri Natsir memaparkan, saat kejadian korban memang sedang menonton TV di ruangan tengah bersama sang suami Muhammad Yamin.

Baca juga: Miris, Siswi SD di Gowa Buta Diduga Akibat Radiasi HP saat Belajar Online

Seketika itu mereka mendengar suara dari atap kemudian korban mengeluh sakit pada bagian jidat sebelah kanan dan mengeluarkan darah. Dan saat suami korban menatap ke arah atas, terlihat lubang pada bagian atap.

"Setelah diberikan pertolongan pertama dengan mengikat luka korban menggunakan baju kaus, lalu suaminya membawa korban ke RS Syech Yusuf Sungguminasa Gowa bersama warga sekitar rumahnya," ucapnya.

Menurut AKP Jufri Natsir, satu butir proyektil yang diduga mengenai dahi istrinya itu ditemukan berjarak 3 meter dari posisi korban pada saat terkena peluru. 

Atas kejadian tersebut selanjutnya personel Polsek Palangga mendatangi dan melakukan olah TKP kemudian mengamankan barang bukti berupa 1 butir diduga proyektil. 

Hingga kini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Dan untuk tindak lanjut kata AkP Jufri Natsir, tim gabungan sudah mendatangi TKP pukul 15.30 wita. Tim tersebut terdiri Tim Polres Gowa, Personil Direktorat Kriminal Umum, Tim Labfor ,Tim Resmob, Propam Polda Sulsel.

"Dari hasil olah TKP ditemukan adanya lubang pada seng di rumah korban dan untuk TKP saat ini telah dipasang garis polisi," paparnya.

Dia menmabahkan, untuk barang bukti yang diduga berupa proyektil akan dibawa ke laboratorium forensik Polda Sulsel untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut dengan pendekatan Scientific Criminal Investigation sebagai upaya penguatan alat bukti untuk penanganan perkara pidana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini