Kabar Baik, Pasien Rawat Inap Covid-19 di RSUD Saiful Anwar Alami Penurunan

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 18 Februari 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 519 2364426 kabar-baik-pasien-rawat-inap-covid-19-di-rsud-saiful-anwar-alami-penurunan-JeTBJb7dVn.jpg RSUD Saiful Anwar Malang (Foto : Okezone.com/Avirista)

MALANG - Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat inap di ruang incovid RSUD Saiful Anwar (RSSA) Malang mulai mengalami penurunan pasca pemberlakuan PPKM dan PPKM mikro. Penurunan pasien yang dirawat tampak terjadi sejak awal Februari 2021.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejak awal Februari 2021 angka keterisian bed di ruang incovid rawat inap RSUD Saiful Anwar Malang mulai turun sejak 6 Februari 2021. Di data bed ruang incovid pada 5 Februari 2021 masih terisi 116 bed dari 136 bed yang disediakan, namun sehari berikutnya mengalami penurunan menjadi 103 bed. Artinya penurunan pasien yang dirawat sejumlah 13 orang di tanggal 6 Februari 2021.

Penurunan kembali terjadi pada 7 Februari 2021, bahkan sejak 10 Februari 2021 pasien Covid-19 yang dirawat berada di bawah 100 pasien. Terakhir data yang masuk pada 16 Februari 2021 sudah ada 80 pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap di ruang Incovid RSSA Malang. Bila di rata - rata sejak awal Februari 2021 terjadi penurunan pasien rawat inap Covid-19 di RSSA Malang mulai 39-46 persen.

Direktur Utama RSSA dr. Kohar Hari Santoso mengakui ada penurunan jumlah keterisian bed pasien Covid-19 di RSSA Malang. Penurunan bahkan tak hanya terjadi di RSSA Malang saja, melainkan juga di RS Lapangan Covid-19 Idjen Boulevard.

"Kalau dilihat jumlah pasien yang ada di rumah sakit, baik di Saiful Anwar maupun RS Lapangan itu memang akhir-akhir ini ada penurunan," ucap dr. Kohar ditemui di RSSA Malang, Kamis (18/2/2021).

Meski demikian, Kohar tak bisa memastikan apakah penurunan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat mengalami penurunan dengan kegiatan PPKM yang diberlakukan sejak 9 Januari 2021.

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 di DKI Jakarta Turun Drastis Hari Ini

"Namun apakah ada korelasinya, kami tidak bisa menjawab pasti tapi jelas berseiring ada kegiatan PPKM dan ada kondisi kasus pasien menurun," ungkapnya kembali.

Menurut Kohar, angka penurunan dalam sepekan terakhir cukup signifikan. Mengingat dari laporan yang masuk pada Rabu 17 Februari 2021 ada 89 pasien yang menjalani perawatan di ruang Incovid.

"Dibandingkan dengan sebelum PPKM, kira-kira ada penurunan jumlah presentase BOR. Dulu Masih 80 persenan kadang lebih, sekarang 60 persenan, data pastinya karena bergerak, ada yang masuk, kemarin 89. Mungkin tadi pagi ada yang nambah, angka pastinya kita lihat saja," tuturnya.

Penurunan pasien rawat inap akibat Covid-19 juga diiringi kesembuhan para pasien yang dirawat inap. Disebut Kohar, banyak pasien yang keluar karena sembuh dibandingkan pasien yang masuk.

"Kalau lihat antara pasien yang keluar dari rumah sakit, dengan jumlah yang masuk. Pada saat ini lebih banyak yang keluar dari rumah sakit daripada masuk yang baru," bebernya.

"Dari segi kematian, presentasenya masih kurang lebih proporsi sama dengan dulu. Memang berkurang tapi kayaknya masih kurang siginifikan," tandasnya.

Berdasarkan data Covid-19 di Kota Malang hingga Kamis sore 18 Februari 2021 mencapai 5.944 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah tersebut ada 5.260 pasien yang terkonfirmasi sembuh, 162 dalam pemantauan, dan 524 pasien meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini