Pasca-penangkapan Kompol Yuni, Aktivitas di Polsek Astanaanyar Sepi

Ervand David, iNews · Kamis 18 Februari 2021 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 525 2364484 pasca-penangkapan-kompol-yuni-aktivitas-di-polsek-astanaanyar-sepi-WzPflgSIOf.png Polsek Astanaanyar (foto: ist)

BANDUNG - Aktivitas di Polsek Astanaanyar Jalan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat terpantau sepi, pasca-penangkapan Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, oleh Propam Polda Jawa Barat dan Mabes Polri pada Selasa 16 Februari 2021.

Eks Kapolsek Astanaanyar itu bersama 11 anggotanya ditangkap terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu di salah satu hotel di Bandung, Jawa Barat.

 Baca juga: Kapolda Sesalkan Keterlibatan Kapolsek Astaanyar dalam Kasus Narkoba

Pantauan di lokasi, gerbang masuk Polsek Astanaanyar ditutup. Bagian pengaduan masyarakat atau Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) saja yang masih melayani masyarakat.

Baca juga:  Kompol Yuni Cs Terjerat Narkoba, IPW: Pukulan Telak bagi Kapolri Baru

Diberitakan sebelumnya, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dan 11 anggota Polsek Astanaanyar ditangkap personel Bid Propam Polda Jabar pada Selasa (16/2/2021). Anggota Polri itu diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Saat ini, Kompol Dewi telah dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Astanaanyar. Posisinya digantikan oleh Kompol Fajar Heri Kuncoro yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Cinambo.

Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan, Polda Jabar akan menindak tegas semua anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Terhadap eks kapolsek dan 11 anggotanya yang ditangkap Bid Propam Polda Jabar diduga menyalahgunaakan narkoba, masih dalam pemeriksaan intensif.

"Kalau memang hal itu benar dan bukti menunjukkan bahwa memang ada keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba, tentunya kami akan melakukan tindakan tegas," kata Dofiri, saat berkunjung ke Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Kamis (18/2/2020).

"Pak Kapolri kemarin menyampaikan bahwa bagi anggota penyalahguna narkoba pilihannya ada dua dipecat atau dipidanakan. Ini pembelajaran bagi yang lain karena bagi anggota yang menyalahgunakan narkoba, kebijakan pimpinan jelas," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini