Terlibat Jaringan Narkoba, 6 Pecatan Pegawai Lapas "Dibuang" ke Nusakambangan

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Jum'at 19 Februari 2021 20:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 340 2365133 terlibat-jaringan-narkoba-6-pecatan-pegawai-lapas-dibuang-ke-nusakambangan-7FqaLKsbxO.jpg Pecatan Lapas saat dikirim ke Nusakambangan (foto: ist)

PEKANBARU - Sebanyak enam warga binaan di Provinsi Riau dipindahkan ke Lembaga Permasyarakatan Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Keenam yang narapidana itu merupakan mantan pengawai Lapas (Lembaga Permasyarakatan) yang terlibat bisnis narkoba di Riau dan sudah diberhentikan.

Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM, Riau, Ibnu Chuldun mengatakan pemindahan itu sebagai bentuk konsekwensi terhadap petugas yang berhiat menjadi jaringan narkoba. Siapun yang terlibat narkoba akan diberi sanksi tegas.

"Pemindahan enam orang narapidana ke Nusakambangan merupakan tindak lanjut dari perintah Bapak Direktur Jenderal Pemasyarakatan kepada seluruh Kakanwil," kata Ibnu Chuldun, Jumat (19/2/2021).

Baca juga: Libatkan Napi, Penyelundupan 23 Kg Sabu dari Malaysia Digagalkan

Pemindahan para narapidana dilakukan secara bertahap. Pertama pemindahan dilakukan pada 18 Febuari 2021 sebanyak tiga orang dan hari ini juga ada tiga warga binaan. Pemindahan dikawal oleh petugas bersenjata lengkap. Mereka dibawa dengan menggunakan pesawat komersil.

"Tujuan pemindahan salah satu adalah agar tidak ada lagi petugas pemasyarakatan yang menyalahgunakan dan terlibat dengan bandar narkoba," tegasnya.

Baca juga: Mantan Istri Personel Band The Titans Ditangkap saat Pesta Sabu

Untuk antisipasi peredaran dan pengendalian narkoba, pihak Kamwil Kemenkum HAM Riau sudah melakukan aturan pengetatan. Bahkan, di Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru sudah dibuat khusus blok pengendalian narkoba. Dimana blok tersebut diisi oleh para napi yang terlibat narkoba. Dalam blok ini, para napi diawasi ketat.

"Para napi itu tidak bisa berinteraksi dengan lainnya, termasuk petugas. Satu orang, satu sel. Baju hanya diberi dua helai. Tidak ada aliran listrik disana. Tidak bisa komunikasi dengan pihak luar. Mereka diawasi CCTV. Jika tetap terlibat juga, mereka akan dipindahkan ke Nusakambangan juga," tegasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini