Kapolri Listyo Bertemu Haedar Nashir, Bahas Covid-19 hingga Toleransi

INews.id, · Jum'at 19 Februari 2021 20:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 510 2365130 kapolri-listyo-bertemu-haedar-nashir-bahas-covid-19-hingga-toleransi-ioasxnGjcK.jpg Ketua PP Muhammadiyah, Haerdar Nashir (foto: Istimewa)

YOGYAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo silaturahmi kepada Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Gedung Pusat PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro Yogyakarta. Dalam pertemuan tersebut, keduanya melakukan pertemuan.

Haedar mengatakan, kunjungan Kapolri Listyo merupakan kunjungan kedua ke PP Muhammdiyah.

“Pertama, Pak Kapolri kulonuwun, silaturahmi kepada PP Muhammadiyah di ibukotanya (Yogyakarta) sekaligus juga memperkenalkan program dan langkah pokok yang memerlukan sinergi dengan Muhammadiyah,” kata Haedar, Jumat (19/2/2021).

 Baca juga: Ketua PP Muhammadiyah Minta Jangan Dikotomis Antara Ilmu Agama dan Umum

Menurut Haedar, PP Muhamadiyah menyampaikan selamat atas amanah baru Listyo Sigit Prabowo, Muhammadiyah juga menyampaikan tiga hal kepada Kapolri dan diskusikan dengan santai.

Pertama, di era pandemi Covid-19, Muhammadiyah bersama jajaran Kepolisian RepubliK Indonesia dengan porsi dan peran masing-masing membangun jaringan untuk meningkatkan ikhtiar mengatasi pandemi Covid-19.

Baca juga:  Muhammadiyah Ingatkan Indonesia Sebagai Negara "Supermarket Bencana"

Kedua, mendiskusikan dan menyatukan visi bagaimana Muhammadiyah dan Kapolri bersama jajaran kepolisian di seluruh Republik Indonesia serta seluruh komponen pemerintah dan komponen bangsa meningkatkan usaha bersama untuk merekat persatuan bangsa.

“Bangsa ini kuat karena kita bersatu dalam kebhinekaaan,” katanya.

Haedar menjelaskan kepada Kapolri bahwa Muhammadiyah dengan program-progam pendidikan, kesehatan dan dakwahnya terus mengelorakan dan mengerakkan usaha untuk persatuan dan kesatuan bangsa, termasuk memajukan umatnya.

"Muhammadiyah berupaya terus merajut persatuan dan menjaga kebhinekaan. Bahkan kami sampaikan di kawasan di mana Muhammadiyah dan umat Islam minoritas, tidak ada kendala bagi Muhammadiyah untuk hadir dengan peran-peran yang bersifat memberdayakan, memajukan, dan menyatukan kehidupan bangsa sebagaimana di Indonesia bagian timur,” jelasnya.

Ketiga, mendiskusikan di era media sosial ini bagaimana Muhammadiyah dan jajaran kepolisian terus melakukan edukasi untuk ketertiban dan keamanan serta kehidupan yang bisa saling toleran satu sama lain di tengah keragaman.

“Kami percaya dengan modal sosial bangsa kita yang besar dan telah pengalaman bersama dalam hidup keberaganan, Insya Allah kita tetap berada dalam semangat persatuan. Itulah yang menjadi bahan kami berdiskusi dengan Kapolri,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini