Musim Dingin Ekstrem, Warga Harus Bayar Tagihan Listrik Rp70 Juta

Agregasi VOA, · Senin 22 Februari 2021 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 18 2366203 musim-dingin-ekstrem-warga-harus-bayar-tagihan-listrik-rp70-juta-rdjx65bQV0.jpg Musim dingin ekstrem menyebabkan listrik padam di Texas (Foto: Reuters)

TEXAS - Para pejabat di Texas mengatakan negara bagian itu harus membantu membayar sebagian tagihan listrik yang membengkak. Tagihan itu dikirim kepada sejumlah warga, setelah badai musim dingin ekstrem yang menyebabkan listrik padam di banyak wilayah.

Diketahui, Texas memiliki pasar energi yang tidak biasa dan tidak diregulasi, yang memungkinkan konsumen memilih antara beberapa penyedia layanan listrik yang bersaing.

Sebagian penyedia menjual listrik dengan harga grosir yang akan naik apabila permintaan meningkat. Permintaan meroket di tengah suhu sangat dingin yang menyelimuti negara bagian yang tidak biasa dengan suhu dingin ekstrem tersebut. Sedikitnya 24 orang tewas dan lebih dari 4 juta orang tidak mendapat aliran listrik.

Pada Minggu (21/2),Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan sekitar 30 ribu orang masih belum mendapat listrik.

(Baca juga: Putri Dubai yang Diculik Diberi Silet dan Stopwatch Elektronik untuk Menghancurkan Semangatnya)

Akibatnya, sebagian warga Texas yang listriknya masih menyala menerima tagihan USD5.000 atau (Rp 70 juta) hanya dalam periode lima hari. Hal ini diketahui saat seorang pelanggan yang marah me-mosting foto-foto tagihan yang dimuat ke media sosial (medsos).

Suratkabar The Dallas Morning News mengatakan penyedia yang menawarkan tarif grosir telah mendesak ribuan pelanggannya untuk beralih ke penyedia lain sebelum badai, untuk menghindari biaya mahal. Namun, banyak orang mendapati perlu waktu lama untuk mengubah pilihan.

"Tagihan itu seharusnya dikirim ke (pemerintah) negara bagian Texas," kata Wali Kota Houston Sylvester Turner dalam wawancara dengan CBS News pada Minggu (22/2).

"Ketika mereka menerima tagihan listrik yang luar biasa besar ini dan mereka masih harus membayar cicilan rumah, memperbaiki rumah, mereka seharusnya tidak perlu menanggung tanggung jawab itu," imbuhnya.

(Baca juga: Demonstran Kembali Gelar Protes, Militer Myanmar Peringatkan Kematian Bisa Bertambah)

Wali Kota Fort Worth Betsy Price mengatakan kepada CBS jika pemerintah negara bagian dan federal harus membantu membayar tagihan itu.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini