Kerukunan Masyarakat Papua di Jawa Timur Dukung Keberlanjutan Otsus

Tim Okezone, Okezone · Kamis 25 Februari 2021 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 340 2368209 kerukunan-masyarakat-papua-di-jawa-timur-dukung-keberlanjutan-otsus-GGCj875V4d.jpg Masyarakat Papua yang tinggal di Jawa Timur mendukung Otsus.(Foto:Ist)

JAWA TIMUR - Kerukunan Masyarakat Papua yang ada di Jawa Timur mendukung program pemerintah tentang keberlanjutan Otonomi Khusus (Otsus) untuk membangun kampung halamanmya di tanah Papua.

Hal tersebut ditegaskan penanggung jawab kegiatan, Freek Rumbarar yang sehari-hari menjabat sebagai Humas Kerukunan Silaturahmi Orang-Orang Papua di Jawa Timur di Restoran Ayam Bakar Primarasa Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Gayungan, Surabaya, beberapa waktu lalu.

Edy Woriwoy salah seorang Tokoh Papua yang hadir pada saat acara menyampaikan pernyataan sikap dari Kerukunan Silaturahmi Orang-Orang Papua di Jawa Timur.

Baca Juga: Pesawat Misionaris Dibakar KKB, Ada Upaya Gagalkan Otsus Papua

“Kami mendukung pelaksanaan Otsus Papua Jilid II dalam rangka percepatan pembangunan dan kesejahteraan untuk masyarakat di Papua dan Papua Barat,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Otsus Papua Jilid II merupakan program pemerintah yang harus didukung demi meningkatkan pendidikan, kesehatan, perekonomian dan perkembangan infrastruktur, agar Papua menjadi provinsi yang maju dan setara dengan daerah lain di Indonesia.

Baca Juga: Beredar Video Seorang Wanita Minta Habib Rizieq Jadi Juru Damai Papua

Edy mengapresiasi langkah pemerintah, khususnya TNI-Polri yang telah merekrut ribuan putra-putri terbaik di Papua untuk dididik menjadi abdi negara melalui jalur Otsus. “Ini langkah yang sangat luar biasa,” imbuhnya.

Edy Woriwoy mewakili masyarakat Papua di Jawa Timur berharap pemerintah provinsi, kabupaten dan kota se-Papua agar profesional dan transparan dalam pengelolaan penggunaan dana Otsus Papua Jilid II, serta tidak KKN dalam penentuan sasaran penerima Otsus Jilid II, khususnya pendidikan untuk anak-anak Papua dan Papua Barat serta anak-anak Papua di perantauan.

“Kami mendorong pemerintah untuk segera mengaudit program Otsus Papua Jilid I, agar masyarakat Papua dapat mengetahui penggunaan dananya apakah tepat sasaran atau tidak, karena program Otsus Jilid  I hanya dirasakan oleh orang-orang tertentu saja,” ucapnya.

Dia meyarankan kepada pemerintah pusat agar membentuk lembaga independent untuk pendampingan, dan pengawasan program Otsus Papua Jilid II agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini