Lagi di Hotel Bersama Wanita, 2 Bandit Bersajam Solo Diringkus Polisi

Agregasi Solopos, · Jum'at 26 Februari 2021 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 512 2369040 lagi-di-hotel-bersama-wanita-2-bandit-bersajam-solo-diringkus-polisi-df9H4HoUyF.jpg Gerombolan bersenjata tajam di Solo, Jawa Tengah diringkus polisi (Foto: Solopos)

SOLO - Kepolisian meringkus dua dari sembilan anggota gerombolan bersenjata tajam (bersajam) di Jawa Tengah saat sedang di hotel bersama perempuan. Polisi mendalami dugaan keterlibatan dua pelaku tersebut dalam prostitusi online.

Kedua pelaku yang ditangkap di hotel itu adalah Yunianto Juang, 20, warga Banyuanyar, Fajar Nugroho, 21, warga Baki, Sukoharjo. Keduanya bersama empat orang lainnya tertangkap setelah beraksi di Mutihan, Sondakan, Laweyan, Solo, 14 Februari, Mereka yakni Agus Jatmiko, 39, alias Pitik, warga Gadingan, Mojolaban, Hoho Saputro, 26, warga Makam Bergolo, Serengan. 

Baca Juga: Subdit Jatanras Polda Sumsel Bekuk Begal Taksi Online

Kemudian Ajiseta, 22, alias Ayam, warga Makam Bergolo, Yunianto Juang, 20, warga Banyuanyar, Fajar Nugroho, 21, warga Baki, Sukoharjo, dan Yumas Reno, 26, warga Kagokan, Laweyan.

"Dua pelaku kami tangkap di hotel bersama permpuan. Ini kami kembangkan soal kemungkina keterlibatan dalam kasus prostitusi online," jelas Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat rilis kasus di Mapolresta Solo, Jumat (26/2/2021).

Sebagaimana diinformasikan, polisi menangkap enam orang anggota gerombolan bersajam yang beraksi di Sondakan, Laweyan, Solo, Minggu 14 Februari 2021. Sebenarnya total ada 14 pelaku dalam aksi premanisme itu. Namun, delapan orang lainnya yang sudah diketahui identitasnya masih buron.

Total Sembilan Tersangka 

Kemudian, dari hasil penangkapan pelaku premanisme di Sondakan itu, terungkap mereka juga beraksi di Danukusuman, Serengan, Solo, pada 11 Februari. Dari aksi di Serengan ini, polisi menangkap tiga orang.

Ketiganya yakni Sigit Zakaria alias Bendot, 25, warga Panularan, Laweyan, kemudian Desning Wong Narimo, alias Miwon, 29, warga Panularan, Laweyan. Kemudian, Teguh Pidekso alias Bangkok, 39, warga Panularan, Laweyan, Solo.

Baca Juga: Sakit Hati soal Perjodohan, Pria Ini Sebar Video Mesum Kekasihnya

Mereka melakukan kekerasan di salah satu poskamling wilayah Danukusuman, Serengan, pada Kamis 11 Februari 2021. Dengan demikian, total ada sembilan orang yang ditangkap polisi dalam kasus premanisme ini. 

Para pelaku dijerat Pasal 170 Ayat (1) dan Ayat (2), Pasal 351 Ayat (1), Pasal 363 Ayat (1), Pasal 335, KUHP tentang kekerasan, pencurian, dan Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat No.12/1951 tentang senjata.

“Delapan senjata tajam, satu tongkat, satu button stick kami sita dari pelaku. Imbauan saya kepada DPO segera menyerah, kami akan jebol sampai ke akar-akarnya. Wilayah Jawa Tengah tidak ada premanisme semacam ini,” papar Kapolda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini