Beri Bantuan Kuota Internet, Kemendikbud Diminta Perhatikan Juga Penyedia ISP

Vitrianda Hilba Siregar, · Senin 01 Maret 2021 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 65 2370088 beri-bantuan-kuota-internet-kemendikbud-diminta-perhatikan-juga-penyedia-isp-f7lZde6jEQ.jpg siwa belajar online saat masa pandemi. (Foto: Okezone/Dok)

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejauh ini telah memberikan bantuan kuota  internet untuk pada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen.

Namun pemberian bantuan kuota data internet untuk bidang pendidikan ini masih terbatas pada penyedia layanan operator selular saja, tidak begitu dengan penyedia layanan internet service provider (ISP).

"Tahap pertama lalu hanya operator selular saja, maka untuk tahap kedua ini, nah tahap kedua ini Kemendikbud juga sepatunya juga memikirkan layanan penyedia ISP, khususnya anggota APJII dalam penyediaan internet," ujar pemerhati layanan penyedia ISP Parlin Pasaribu,Senin (1/3/2021).

Baca Juga: Ada 3 Syarat Cairkan Dana BOS 2021 yang Dianggarkan Rp52,5 Triliun

Menurutnya, ISP bisa menyediakan internet seperti yang disediakan oleh operator seluler dan sudah memiliki izin Kominfo sebanyak 474 perusahaan tersebar di seluruh Indonesia.

"Saya katakan lebih dari 80% ISP tersebut adalah kategori UKM. Maka saya pikir Kemendikbud juga perlu memperhatikan hal ini, membantuk UKM," kata dia.

Sebelumnya jumlah penerima bantuan penerima kuota data mencapai 35,5 juta orang. Dari total penerima bantuan kuota tersebut, perinciannya ada 29,6 juta siswa penerima, 1,9 juta guru penerima, 3,8 juta mahasiswa dan lebih dari 166.000 dosen penerima.

Nilai bantuan ini sebesar Rp7,2 triliun untuk penggunaan selama 4 bulan mulai dari September sampai dengan Desember 2020.

Program ini akan dilanjutkan di 2021, dengan jangka waktu yang lebih lama sampai dengan Mei 2021. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini