6 Pemuda Terlibat Tawuran di Yogyakarta Ditangkap, 4 Lainnya Masih Buron

Priyo Setyawan, Koran SI · Selasa 02 Maret 2021 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 510 2371065 6-pemuda-terlibat-tawuran-di-yogyakarta-ditangkap-4-lainnya-masih-buron-b2wka8QNTU.jpg Enam pemuda yang terlibat tawuran di Gondokusuman, Yogyakarta, ditangkap. (Dok Polresta Yogyakarta)

YOGYAKARTA - Polresta Yogyakarta menangkap enam dari 10 orang pelaku tawuran antar genk di Gondokusuman, Yogyakarta, yang terjadi pada 2 Desember 2020.

Pemuda yang ditangkap itu masing-masing berinisial BP (16) dan MP (20), warga Banguntapan, Bantul; AS (16), AZ (22), AP (24), dan (AC) 17, warga Depok, Sleman. Sementara empat orang lagi masih dalam pengejaran dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Tawuran itu menyebabkan dua orang, yaitu DCH (17) dan DRP (17) warga Depok, Sleman, terluka di bagian tangan karena menangkis senjata tajam (sajam).

Petugas juga mengamankan jumper hitam dengan tutup kepala dan kaos warna putih ukuran L dengan bekas sobek pada bagian lengan tangan kanan serta sepeda motor matik AB 5674 QT sebagai barang bukti (BB).

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riko Sanjaya mengatakan, terjadinya tawuran itu berawal saat korban dari genk BBC menantang tawuaran seorang tersangka dari Genk Sorjem. Setelah terjadi kesepakatan, kedua kelompok ini bertemu di Jalan Laksda Adisucipto, depan hotel Saphir, Gondokusuman, Yogyakarta.

Selanjutnya, sebagian rombongan pelaku memancing korban di jalan dan sebagian bersembunyi di gang. Saat rombongan korban tiba, pelaku yang bersembunyi di gang keluar dan langsung menyerang korban dengan sajam. Di antaranya dengan mengayunkan gir yang diikat dengan sabuk ke DCH, dan ditangkis korban sehingga mengenai tangan.

Karena kalah jumlah, korban dan rombonganya berusaha menyelamatkan diri meinggalkan lokasi dengan sepeda motor ke arah barat. Namun, oleh rombongan pelaku tetap dikejar. Salah seorang pelaku saat mendekati korban DRP yang berboncengan temannya kemudian mengayunkan sajam.

Baca Juga : 18 Pelajar yang Diduga Hendak Tawuran di Bogor Berasal dari 4 Sekolah

“Namun dapat ditangkis dengan tanganya, sehingga mengalami luka putus otot pada bagian jarinya,” kata Riko, Selasa (2/3/2021).

Setelah itu rombongan pelaku kabur dan berkumpul di salah satu rumah pelaku lainnya. Dalam perjalanannya, pelaku membuang sajam yang digunakan untuk membacok ke selokan, yang saat ini masih dalam pencarian petugas. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Kejadian itu selanjutkan dilaporkan ke Polresta Yogyakarta,” paparnya.

Petugas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan, di antaranya dengan meminta keterangan pelapor dan mengumpulkan data pendukung lain yang berhubungan dengan peristiwa itu. Dari informasi yang didapatkan berhasil mengidentifikasi para pelaku. Polisi menangkap keenam orang pelaku di rumahnya masing-masing. Namun empat pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

"Saat ini kami masih memburu empat orang pelaku yang berhasil melarikan diri," tuturnya.

Baca Juga : Tegur Anak Muda Tawuran, Paulus Malah Disabet Parang

Para pelaku dalam kasus ini dijerat pasal 76 C Jo Pasal 80 ayat (2) Undang-Undang Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan pasal 170 ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan dengan acaman hukuman maksimal lima tahun enam bulan penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini