Heboh Kabar KLB Demokrat Digelar di Deliserdang, Benarkah Ada Nama Moeldoko di Daftar Tamu?

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 04 Maret 2021 22:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 608 2372570 heboh-kabar-klb-demokrat-digelar-di-deliserdang-benarkah-ada-nama-moeldoko-di-daftar-tamu-DyLH08Q1I6.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

MEDAN - Sejumlah kader Partai Demokrat disebut-sebut tengah berkumpul di salah satu hotel di kawasan Deliserdang, Sumatera Utara untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). 

KLB yang kabarnya akan digelar mulai Jumat hingga Minggu 5-7 Maret 2020 itu akan dihadiri oleh Jenderal TNI Moeldoko. 

Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, Heri Zulkarnaen Hutajulu mengaku sudah mendengar rencana KLB tersebut. Namun ia menyebut kegiatan itu ilegal dan menolak kegiatan tersebut dilakukan di Sumatera Utara. 

Baca juga: Andi Arief Tulis Dukung KLB, Partai Demokrat: Akun Twitter-nya Dibajak!

“Saya tidak terima Sumatera Utara dijadikan tempat untuk menyelenggarakan kegiatan ilegal yang melanggar kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat,” tegas Heri.

Heri mengungkapkan, ia menemukan daftar nama tamu di sebuah hotel di Deli Serdang, yang memuat nama-nama mantan kader serta Kepala KSP Moeldoko. Pihak hotel menyatakan bahwa semua kamar hotel sudah dipesan atas nama Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI). 

Baca juga: Bareskrim Polri Tolak Laporan Marzuki Alie ke AHY

"Tapi Ketua Umum DPP GAMKI Willem Wandik sudah menegaskan bahwa nama organisasinya dicatut dan GAMKI sama sekali tidak terlibat dalam kegiatan KLB ilegal ini," tukasnya. 

Penegasan Heri diamini oleh ketua-ketua DPC Partai Demokrat di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Ketua DPC Gunung Sitoli Herman Jaya Harefa, misalnya, menolak tegas pelaksanaan KLB, apalagi dilaksanakan di Provinsi Sumatera Utara. 

“Kami loyal dan setia pada kepemimpinan Ketum AHY dan kepengurusan hasil Kongres V Partai Demokrat, 15 Maret 2020. Saya sendiri ikut aklamasi memilih mas AHY sebagai Ketum karena saya melihat masa depan Partai Demokrat memang cerah ditangan beliau," sebut Herman.

Ketua DPC Kota Sibolga Efendi Marpaung juga berpendirian sama. “Tidak ada itu KLB. Itu sudah pasti illegal. Mana ada KLB diselenggarakan oleh para mantan kader,” gugat Efendi, 

“Saya ikut memilih mas AHY sebagai Ketum dalam Kongres V Partai Demokrat, bulan Maret tahun lalu. Elektabilitas beliau dan Partai Demokrat terus naik. Mana mungkin digantikan oleh orang lain yang elektabilitasnya nol," tandasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini