Karangan Bunga Depan Rumah Nurdin Abdullah: Ditinggal saat Sayang-sayangnya

Herman Amiruddin, Okezone · Kamis 04 Maret 2021 05:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 609 2371932 karangan-bunga-depan-rumah-nurdin-abdullah-ditinggal-saat-sayang-sayangnya-zPm8UPdSzy.jpg Karangan bunga di rumah jabatan Gubernur Sulsel. (Foto: Herman)

MAKASSAR - Pajangan karangan bunga menghiasi halaman depan rumah jabatan Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah di Jalan Sungai Tangka, Makassar. Nurdin kini jadi tersangka dugaan kasus suap dan gratifikasi. 

Pajangan puluhan karangan bunga adalah hal yang biasa pada rumah jabatan tersebut, namun kali ini berbeda.  

Karangan bunga tersebut berisi ucapan dukungan terhadap Nurdin yang saat ini menjadi tahanan KPK terkait kasus suap sejumlah proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan.

Baca juga: Geledah Rumah Penyuap Nurdin Abdullah, KPK Sita Beberapa Dokumen

Karangan bunga ini datang dari berbagai lapisan masyarakat Sulsel yang turut prihatin atas operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap mantan Bupati Bantaeng 2 periode tersebut. 

Karangan bunga tidak hanya datang dari warga kota Makassar, namun ada juga datang dari daerah lain di Sulsel.

Baca juga: KPK Dalami Aliran Uang Nurdin Abdullah untuk Biaya Kampanye

"Karangan bunga ini datang dari berbagai daerah. Ada dari bantaeng dan ada juga dari Luwu," kata petugas Satpol yang berjaga di Rujab Gubernur.

Berdasarkan pantauan postingan di akun info_kejadian_makassar, terliat macam-macam ucapan kalimat yang tertulis di karangan bunga tersebut. 

Bahkan salah satu isi kalimat pada karangan bunga tersbut ada yang memiliki ucapan unik. 

"Karena bapak saya betah di Sulsel. Kalau Bapak Tidak ada Saya Pindah ke Mars. Kami yang Patah Hati Karena Ditinggal saat Sayang2nya," kalimat yang tertulis pada salah satu karangan bunga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini