5 Siswi SMK di Lahat Sumsel Dipaksa Lihat Alat Kelamin dan Dilecehkan Pria Tak Dikenal di Jalan

INews.id, · Selasa 09 Maret 2021 07:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 340 2374654 5-siswi-smk-di-lahat-sumsel-dipaksa-lihat-alat-kelamin-dan-dilecehkan-pria-tak-dikenal-di-jalan-eInSyANHQA.jpg Ilustrasi pelecehan seksual (Foto:Dok Okezone)

LAHAT – Aksi eksibisionis atau memperlihatkan alat kelamin kepada orang lain seorang pria tak dikenal dialami 5 siswi SMK di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel).

Peristiwa tak pantas itu, terjadi di Jalan Makam Pahlawan Lahat, di mana pelaku menunjukkan alat kelamin dan terkadang memegang tubuh siswi yang melintas.

Para korban ini tetap ke sekolah untuk mengikuti praktek. Sedangkan proses belajar lainnya tetap secara daring karena masih pandemi. Pihak sekolah telah menerima laporan dari para siswa yang menjadi korban.

Baca Juga: Perempuan Kerap Alami Pelecehan Lewat Ponsel, Ini 4 Cara Mencegahnya

Saat ini, pihak sekolah meningkatkan pengawasan di jalan tersebut termasuk meminta siswi untuk pergi atau pulang sekolah secara bersama – sama. “Ini sudah meredah, tapi jika terulang sekolah akan menindaklanjuti. Peristiwa ini di luar sekolah di Jalan Makam Pahlawan,” ujar Kamsul Wakil Kepala SMK negeri 2 Lahat.

Baca Juga: Modus Minta Dipijat, Tukang Tahu Perkosa Gadis ABG

Menurutnya, pelaku memperlihatkan alat vitalnya di jalan yang sempit. Berdasarkan sejumlah laporan lainnya pelaku juga memegang bagian tubuh siswi yang belintas. Pihak sekolah juga mengimbau pelajar untuk selalu berkelompok saat melintasi lokasi kejadian, “Laporan secara lisan sudah diterima pihak sekolah sejak akhir Februari lalu,” katanya.

Sekolah kejuruan ini peserta didiknya memang 80% perempuan. Meski pendemi sejumlah kelas praktek tetap berjalan karena tidak dapat dilakukan secara daring. Lokasi yang sepi dan jalan lurus membuat pelaku leluasa melancarkan aksinya. “Sekolah juga sudah mengetahui ciri ciri pelaku dari sejumlah pengakuan korban,” katanya. Sementara itu pihak kepolisian setempat mengimbau kepada para korban untuk membuat laporan resmi agar kasus ini bisa ditangani dan pelaju dapat ditangkap.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini