Beraksi Dini Hari, Pencuri Spesialis Pakai Galah Bambu di Medan Gasak Uang & Laptop

INews.id, · Rabu 10 Maret 2021 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 10 608 2375667 beraksi-dini-hari-pencuri-spesialis-pakai-galah-bambu-di-medan-gasak-uang-laptop-2w71TqEVxu.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MEDAN - Polisi Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia menangkap JS (28), pelaku pencurian barang rumah menggunakan galah bambu. Rumah korban berada di Jalan Cempaka Kiri, Gaperta Ujung, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Pelaku ditangkap berdasarkan laporan salah seorang warga bernama Ghera Fakhira (21) ke Polsek Medan Helvetia. Korban melaporkan rumahnya kemalingan, Jumat (5/2/2021) dini hari.

"Korban mengaku kehilangan uang tunai sebesar Rp1 juta, satu unit laptop merek ASUS, satu buah tas ransel dan satu buah helm merek LTD," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia, Iptu Zuhatta.

Baca juga: Polisi Ringkus 2 Maling Motor dan 3 Penadahnya di Tebet

Petugas yang mendapatkan laporan kemudian menuju rumah korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari rekaman kamera CCTV di rumah korban, pelaku diketahui beraksi menggunkan sebilah bambu sepanjang 2 meter.

"Jadi korban mengambil barang-barang tersebut menggunakan bambu. Dia menarik barang tersebut ke arah jendela dan merusak jaring yang menutup jerjak jendela. Setelah berhasil, pelaku kemudian kabur," ucapnya.

Baca juga: Gagal Bongkar Brankas Bank, 2 Pelaku Curi 1 Laptop dan DVR CCTV

Dari rekaman kamera CCTV, petugas kemudian berhasil mengidentifikasi tersangka. Setelah sebulan melakukan pengejaran, petugas mendapatkan informasi pelaku berada di warung internet (warnet) Aditya di Jalan TB Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal.

"Kami bergerak ke warnet tersebut dan mengamankan tersangka," ujarnya. 

Kepada petugas, pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Dia mengaku sudah menjual barang curian tersebut ke seorang penadah bernisial K. 

Untuk proses lebih lanjut, tersangka kemudian diamankan petugas ke Mapolsek Helvetia. Petugas menjerat pelaku dengan Pasal 363 Ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. 

Sementara penadah barang curian masih dalam pengejaran," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini