Wakili Indonesia di Turnamen Pencak Silat Internasional, Mahasiswa UNS Raih Juara 1

Fakhri Rezy, Okezone · Kamis 11 Maret 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 65 2376229 wakili-indonesia-di-turnamen-pencak-silat-internasional-mahasiswa-uns-raih-juara-1-yeeh7HA1m5.jpg UNS Pencak Silat (Foto: UNS)

JAKARTA – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mendapat kado indah pada peringatan Dies Natalis ke-45. Salah satu hadiah terindah yakni torehan prestasi mahasiswa Fakultas Keolahragaan (FKOR) UNS dalam turnamen internasional.

Mahasiswa bernama Zidni Rahma Amaly yang mewakili Indonesia di ajang 'Virtual International Pencak Silat Championship 2021' itu merebut gelar juara 1. Pada acara yang diselenggarakan Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) itu Zidni menempati podium teratas di kategori tunggal putri. Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Kepelatihan Olahraga itu mengungguli wakil dari Thailand dan Brunei Darussalam yang berada di posisi kedua dan ketiga berturut-turut.

 Baca juga: Mahasiswa UNS Sulap Kain Tenun Goyor Reject Jadi Pouch Bernilai Tinggi

Zidni saat ini sudah bergabung di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) karena sedang diproyeksikan untuk SEA Games di Filipina mendatang. Dia masuk ke Pelatnas sejak dinyatakan sebagai Juara 1 babak kualifikasi Pra-PON. Zidni kemudian ditunjuk Pelatnas mewakili Indonesia pada turnamen ini.

Wakil Dekan Wakil Dekan Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan FKOR UNS, Dr. Rony Syaifullah, membenarkan kabar ini.

Baca juga: Peneliti UNS Hadirkan Telur Asin Rendah Sodium untuk Penderita Hipertensi

“Berlaga di internasional artinya dia membawa nama kampus dan membawa nama negara juga. Alhamdulllah hasilnya bagus, juara 1,” terangnya.

Turnamen yang diikuti Zidni merupakan turnamen virtual. Pada babak penyisihan, semua pendaftar diminta untuk mengirim video memperagakan gerakan silatnya. Video ini tidak boleh diedit sama sekali karena diverifikasi langsung dari panitia. Setelah dinyatakan lolos, para peserta menjalani penjurian langsung secara virtual oleh para juri.

Untuk membina kader-kader pencak silat UNS agar selalu berprestasi, Dr. Rony mengaku akan menyelenggarakan Virtual International Pencak Silat Championship serupa. Acara ini juga termasuk dalam salah satu agenda menyemarakkan Dies Natalis ke-45 UNS. Pada turnamen yang rencananya akan digelar usai Lebaran itu, hanya cabang tunggal dan regu yang akan dipertandingkan mengingat masih adanya pembatasan sosial.

Dr. Rony berharap capaian pencak silat UNS ini dapat bertahan cemerlang selamanya. “Pencak silat UNS itu punya tradisi juara. Sebelum saya masuk, waktu saya masuk, adik-adik angkatan saya, sampai sekarang mahasiswa saya itu mengukir banyak prestasi. Harapan saya tradisi itu jadi ciri khas UNS. Semoga tradisi prestasi ini selalu terjaga,” pungkas dosen yang juga pelatih tim pencak silat Indonesia di ajang Asian Games 2018 ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini