SBMPTN 2021, Begini Seluk Beluk Jurusan Desain Interior

Vitrianda Hilba Siregar, · Sabtu 13 Maret 2021 06:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 65 2376744 sbmptn-2021-begini-seluk-beluk-jurusan-desain-interior-GO4NVLKwwu.jpg

JAKARTA - Pendaftaran SBMPTN 2021 akan dimulai Senin (15/3/2021). Salah satu persyaratan dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Departemen Desain Interior adalah dengan melampirkan portofolio yang digambar sendiri oleh calon mahasiswa. Portofolio merupakan hal penting dalam menentukan lolos atau tidaknya pendaftar.

Dosen Desain Interior ITS Lea Kristina Anggraeni ST MDs menyampaikan, portofolio yang dimaksud memiliki beberapa tema, yaitu gambar suasana, gambar still life, dan gambar bebas.

Menurut Lea, portofolio gambar bertema suasana tidak perlu dibuat berwarna namun tetap menonjolkan perspektif. Sedangkan pada portofolio bertema still life, gambar harus dibuat berwarna dan difokuskan terhadap beberapa ketentuan.

Baca Juga: Pendaftaran SBMPTN 2021 Dimulai 15 Maret hingga 1 April

“Untuk gambar bebas, Anda bisa bebas berkarya tetapi tetap perhatikan perspektif interiornya,” imbuh Lea, seperti dikutip dari laman ITS, Sabtu (13/3/2021).

Selain itu, hal lain yang harus diperhatikan dalam portofolio adalah bagaimana cerita dari gambarnya bisa langsung tanpa perlu membaca ketentuan. Seperti ekspresi pada wajah orang harus tergambar dengan jelas. Contohnya mulut digambar terbuka lebar ketika sedang tertawa atau alis digambar mengerut ketika marah.

Tidak kalah penting, gambar juga harus menjawab unsur 5W+1H (why, when, who, what, where, dan how) sesuai cerita yang ditentukan.

“Tempatnya di mana, waktunya kapan, dan suasananya bagaimana, itu semua harus tergambar jelas,” imbuh Lea menegaskan.

Baca Juga: Bantuan Kuota Data Kemendikbud Sudah Masuk Belum, Cek Ponselmu

Selain membagikan tips dan trik membuat portofolio, Lea juga membagikan mengenai kehidupan perkuliahan. Lea berpesan jika mahasiswa tidak perlu khawatir mengenai biaya tambahan untuk membeli alat gambar karena dosen selalu mengupayakan seluruh tugas terjangkau.

Departemen juga telah menyediakan workshop interior yang mana mahasiswa bisa memanfaatkan peralatan yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan perkuliahan.

Lea menyampaikan bahwa luasnya peluang kerja lulusan desain interior lantaran setiap tahunnya permintaan properti semakin tinggi. Selain itu, menurutnya jika hampir semua Dinas Tata Ruang Pemerintah Kota atau Kabupaten membutuhkan lulusan desain interior untuk mendesain tempat-tempat di kota tersebut.

“Berbagai kebutuhan itu membuat lulusan desain interior bisa bekerja di sektor mana saja, mulai dari pengawas proyek, dosen, kurator interior, PNS, pengusaha produk, divisi analisis interior bank, dan lain sebagainya,” terangnya.

Senada dengan Lea, Alumni Desain Interior ITS, Maria Elisabeth Syauta SDs menambahkan jika meskipun lulus di masa pandemi, masih banyak tawaran pekerjaan yang ia dapatkan.

Justru menurutnya, masa pandemi menyebabkan kegiatan sebagian besar dilakukan dari rumah. Oleh karena itu, banyak orang mulai peduli dengan interior rumah mereka sehingga peluang kerja bagi lulusan desain interior ikut terbuka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini