Protokol Kesehatan Ketat Tetap Diterapkan saat Hari Raya Nyepi

I Nyoman Astana, iNews · Senin 15 Maret 2021 05:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 244 2377731 protokol-kesehatan-ketat-tetap-diterapkan-saat-hari-raya-nyepi-vGnISKp1Ch.jpg Pecalang keliling mengingatkan warga selalu terapkan protokol kesehatan secara ketat (Foto : iNews)

GIANYAR - Pelaksanaan Hari Raya Nyepi tahun saka 1943, pada Mingg 14 Maret 2021, kemarin, berlangsung khusyuk dan khidmat. Petugas keamanan adat atau pecalang, selain mengawasi pelanggaran juga mendatangi rumah warga untuk mengimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

Diketahui, untuk kedua kalinya Hari Raya Nyepi di Bali berlangsung di tengah pandemi Covid-19, umat melaksanakan catur brata penyepian. Amati karya, tidak bekerja. Amati lelungaan tidak bepergian dari rumah, amati lelanguan tidak bersenang-senang, serta amati geni atau tidak menyalakan api dan lampu.

Pelaksanaan Hari Raya Nyepi di tengah pandemi Covid-19 tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat sesuai imbauan pemerintah.

Selain tidak melaksanakan pawai ogoh-ogoh, upacara pun dilakukan secara sederhanam hanya melibatkan prajuru atau pengurus desa adat setempat. Selanjutnya, saat Hari Raya Nyepi, pengawasan hanya dilakukan prajuru bersama pecalang dan satgas gotong royong desa adat.

Baca Juga : Berteriak Sambil Memaki, Seorang Lansia Dihantam Linggis

Selain mengawasi jalannya Nyepi, disertai dengan mendatangi rumah warga untuk mengimbau tetap menjalankan prokes Covid-19 dengan tetap memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan tetap menjaga jarak.

"Kami terus ingatkan warga untuk menerapkan protokol kesehatan," ujar Ketua Mudita Kertha Desa Adat Bedulu, Komang Mudita.

Selai itu, sejumlah objek vital dan tempat suci dipantau selama 24 jam sehingga Hari Raya Nyepi berlangsung aman dan tertib.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini