Mulai Petakan Pembelajaran Tatap Muka, Ganjar: Minimal Gurunya Divaksin Dulu

Taufik Budi, Okezone · Senin 15 Maret 2021 12:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 512 2377931 mulai-petakan-pembelajaran-tatap-muka-ganjar-minimal-gurunya-divaksin-dulu-JBaXZPebju.jpg Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (Okezone)

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang mempersiapkan pembelajaran tatap muka. Sebelum pelaksanaan akan dilakukan uji coba di beberpa sekolah dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Hasil rapat hari ini, yang terakhir kita coba siapkan ketentuan-ketentuan untuk kita tatap muka, sekolah tatap muka, kita lagi siapkan,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Gedung A Kantor Setda Provinsi Jawa Tengah, Senin (15/3/2021).

Rencana tersebut, papar dia, sudah dibicarakan bersama bupati dan wali kota agar masing-masing menyiapkan sekolah yang akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. “Tadi kita sudah bicara bersama Bupati dan Wali Kota agar mereka menyiapkan sekolah mana saja yang akan diuji coba. Belum semuanya,” imbuhnya.

Ganjar menegaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus disiapkan secara matang agar nantinya tidak ada kendala. Mulai dari pembatasan kelasnya, sistem transportasi hingga fasilitas yang harus disediakan untuk protokol kesehatan.

Baca Juga: Hari Pertama Uji Coba Belajar Tatap Muka, Siswa: Senang, Kangen Teman-teman

“Sekarang kita persiapkan dulu sehingga ketika nanti katakan bulan Juli kita mau buka setidaknya kita sudah belajar betul beberapa bulan ini bahwa sekolah sungguh-sungguh siap,” terangnya.

Ganjar menjelaskan bahwa guru merupakan pelayan publik yang juga mendapatkan vaksin. Namun, nantinya akan diprioritaskan terhadap guru yang mengajar di sekolah yang memang sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Minimal gurunya divaksin dulu, maka itu menjadi prioritas agar kita bisa memberikan sekolah-sekolah yang akan melakukan uji coba tatap muka,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, menyampaikan bahwa rencana pembelajaran tatap muka sedang disiapkan ketentuan-ketentuannya. Beberapa di antaranya jumlah sekolah, teknis protokol kesehatannya, dan lain sebagainya.

“Ini baru mau dirapatkan soal sekolah yang tatap muka. Di mana, seperti apa protokol kesehatannya,” katanya.

Untuk prioritas vaksin terhadap guru, Yulianto menerangkan bahwa untuk saat ini ketentuan dari pusat agar vaksin difokuskan kepada pelayan publik di atas 50 tahun. “Untuk vaksin guru, kalau itu memang menjadi syarat ya kita akan siapkan. Tapi untuk saat ini ketentuan dari pusat vaksin untuk 50 tahun ke atas,” terang dia.

Yulianto menganjurkan bagi sekolah yang siap melaksanakan pembelajaran tatap muka harus benar-benar memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari menyediakan tempat cuci tangan, alat cek suhu, kewajiban memakai masker, pembatasan jumlah siswa di dalam kelas, jaga jarak hingga tidak ada cium tangan siswa kepada guru.

“Sebenarnya dengan protokol kesehatan dengan baik dan ketat itu mungkin bisa dilaksanakan. Tapi tetap harus berhati-hati,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini