Pasca-Penembakan di Atlanta, Obama: Kekerasan Anti-Asia Harus Diakhiri

Agregasi VOA, · Kamis 18 Maret 2021 05:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 18 2379616 pasca-penembakan-di-atlanta-obama-kekerasan-anti-asia-harus-diakhiri-4DxVP6juNs.jpg Mantan Presiden AS Barack Obama (Foto: Reuters)

WASHINGTON Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan kekerasan terhadap warga keturunan Asia "harus diakhiri”. Hal ini diungkapkan Obama pada Rabu (17/3) usai insiden penembakan di daerah Atlanta yang menewaskan enam perempuan Asia.

"Meski motif penembak belum diketahui, identitas para korban menekankan peningkatan yang mengkhawatirkan dalam kekerasan anti-Asia harus diakhiri," cuit Obama di Twitter.

Sebanyak delapan orang tewas dalam tiga serangan terpisah Selasa di spa dan panti pijat di sekitar kota terbesar Georgia. Seorang laki-laki kulit putih berusia 21 tahun ditahan karena dicurigai melakukan penembakan.

Pihak berwenang di Georgia mengatakan kepada wartawan mungkin terlalu dini untuk menentukan apakah serangan di daerah Atlanta itu merupakan kejahatan rasial.

"Ini masih dini tapi (tersangka) mengklaim tidak bermotivasi rasial," kata Kapten Jay Baker dari Kantor Sheriff Kabupaten Cherokee.

(Baca juga: Penembakan 8 Warga di Atlanta, KJRI Houston Minta WNI Tenang)

Diskriminasi anti-Asia tampaknya telah meningkat di Amerika selama setahun terakhir di tengah krisis virus corona, yang ditekankan sebagian warga Amerika termasuk mantan presiden Donald Trump bahwa virus itu dimulai dari China pada akhir 2019.

Selama delapan tahun menjabat, Obama adalah pendukung peningkatan langkah-langkah keamanan senjata dan ia, Rabu, kembali memaparkan masalah itu.

"Bahkan ketika kita berjuang melawan pandemi, kita terus mengabaikan epidemi kekerasan senjata yang bertahan lebih lama di Amerika," katanya.

"Penembakan kemarin kembali menjadi pengingat yang tragis bahwa kita punya tugas yang lebih banyak untuk memberlakukan undang-undang keamanan senjata yang masuk akal dan membasmi pola kebencian dan kekerasan yang menyebar di masyarakat kita,” lanjutnya.

(Baca juga: PM India Serukan Langkah Tegas Hentikan Pandemi Covid-19 Gelombang Kedua)

Polisi menangkap seorang laki-laki Georgia, berusia 21 tahun, dan mengatakan motif penembakan Selasa malam itu belum diketahui. Banyak korbannya adalah perempuan keturunan Asia.

Empat dari korban tewas ditembak di Youngs Asian Massage Parlor di mal di daerah Cherokee County. Empat lagi ditembak di panti pijat dekat lingkungan Buckhead Atlanta.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini