Teknologi Informasi Dorong Kemajuan Pendidikan hingga Iklim Usaha

Vitrianda Hilba Siregar, · Senin 22 Maret 2021 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 65 2382140 teknologi-informasi-dorong-kemajuan-pendidikan-hingga-iklim-usaha-zUYjLU1clC.jpg Anggota Komisi I DPR RI Krisantus Kurniawan. (Foto: Tangkapan Layar/Ist)f

JAKARTA - Penggunaan internet dengan segala fasilitasnya akan memberikan kemudahan untuk mengakses berbagai informasi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam belajar.

Internet merupakan jaringan informasi terbesar yang memuat banyak data dan pengetahuan. Dengan menggunakan internet seseorang dapat melakukan banyak hal.

“Internet juga mempermudah para pelajar untuk mencari referensi kajian, hanya dengan mengetikkan kata kunci maka siswa akan langsung mendapatkan informasi yang sesuai dengan kata kunci literatur tersebut,” kata Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Krisantus Kurniawan.

Baca Juga: Mahasiswa yang Dinyatakan Lulus SNMPTN Masih Butuh SK Rektor PTN

Pemanfaatan teknologi internet untuk pendidikan, kata dia, yang sedang marak dilakukan saat ini adalah sistem belajar atau kuliah jarak jauh.

Metode ini dapat ditemukan di sejumlah universitas yang menyediakan program kuliah online.

Baca Juga: Bila Lulus SNMPTN 2021, Jangan Lupa Segera Daftar Ulang Agar Tak Terdepak

“Kita juga dapat mengakses modul pembelajaran dari jarak yang jauh tanpa khawatir dimanapun kita berada. Internet juga memiliki peran penting untuk para pelajar dalam mencari beasiswa,” katanya.

Sementara itu Ketua Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat, Yuliandre Darwis mengungkapkan fakta menunjukan bahwa pergeseran perilaku masyarakat yang lebih banyak memanfaatkan digital dan internet di masa pandemi sangat terasa.

Para pelaku bisnis mau tidak mau harus beradaptasi dengan perilaku konsumen, yakni memanfaatkan media online untuk mengembangkan usahanya.

Pemanfaat teknologi internet ini juga merembet pada usaha rintisan atau startup. Bahkan Indonesia terbanyak di dunia dengan total 2.195 perusahaan rintisan.

“Status startup sebagai ‘unicorn’ sudah diraih oleh keempat startup Indonesia yang tentunya sudah tidak asing lagi, yakni Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak yang semuanya berdiri atas ide kreasi anak dalam negeri,” ngkap Yuliandre saat menjadi pemateri dalam diskusi berbasis daring yang diselenggarakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan tema “Pemanfaatan TIK oleh Masyarakat sebagai Media Edukasi dan Bisnis” di Jakarta, Senin (22/3/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini