Toko Pertanian Dibobol Maling hingga Merugi Rp200 Juta, 3 Pelaku Ditangkap

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 24 Maret 2021 23:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 519 2383565 toko-pertanian-dibobol-maling-hingga-merugi-rp200-juta-3-pelaku-ditangkap-Ahmnr1vTmL.jpg Kapolsek Klojen Kompol Nadzir Syah Basri saat rilis kasus pencurian di toko pertanian di Malang. (Foto : Okezone/Avirista Midaada)

MALANG - Polisi menangkap ketiga pelaku pencurian sebuah toko pertanian di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim). Ketiganya ditangkap di tempat terpisah.

Pelaku tersebut adalah AM (28) dan AJJ (32), warga Purwosari, Kabupaten Pasuruan; dan M (42) asal Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Kapolsek Klojen, Kompol Nadzir Syah Basri mengatakan, usai mendapati laporan adanya pembobolan toko pertanian ini, pihaknya bersama tim Inafis Polresta Malang Kota melakukan identifikasi dan penyelidikan. Dari sana petugas mengamankan AM.

"Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan, kami mulanya menangkap tersangka AM (28), warga Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Tersangka AM ini bertindak sebagai penadah," ucap Nadzir Syah Basri saat konferensi pers di Mapolsek Klojen, Rabu (24/3/2021).

Dari hasil penangkapan tersebut, Unit Reskrim Polsek Klojen melakukan pengembangan. Kemudian menangkap tersangka penadah lainnya, yakni berinisial AJJ.

"Kami langsung melakukan penyelidikan kepada kedua tersangka. Dari hasil penyelidikan itu, kami menangkap tersangka pembobolan berinisial M pada Selasa (23/3/2021)," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Yoyok Ucuk Suyono mengungkapkan teknis pembobolan yang dilakukan tersangka berinisial M.

"Untuk teknis pembobolannya, tersangka melakukan pengamatan dan penggambaran terlebih dahulu. Jadi, tidak spontan melakukan aksinya tersebut. Berdasarkan pengamatan itu, tersangka menjebol genteng dan plafon toko. Kemudian mengacak-acak ruang administrasi yang berada di lantai dua," ujarnya.

Tersangka M diketahui mencuri tujuh laptop, delapan tablet iPad, satu handphone Samsung, tiga kardus bibit brokoli yang masing-masing kardus berisi 24 pack, tiga kardus bibit sawi yang masing-masing kardus berisi 24 pack, dua bungkus obat tanaman, dan uang tunai Rp700 ribu.

Baca Juga : Asyik Belanja Pakaian, Dokter Ini Tak Sadar 2 Gawainya Diambil Maling

"Akibat kejadian tersebut, pemilik toko mengalami kerugian sebesar Rp200 juta. Namun, sebagian barang curiannya itu sudah dijual kepada dua tersangka penadah ini," tuturnya.

Yoyok Ucuk Suyono juga menjelaskan, tersangka M merupakan seorang residivis yang sudah sering melakukan aksi kejahatan.

"Sudah enam kali dipenjara, karena kasus pencurian dan narkoba. Dan ini aksi kejahatan yang ketujuh kalinya. Selain itu tersangka AJJ, juga merupakan residivis dalam kasus pencurian," tuturnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka AJJ dan AM dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara empat tahun. "Sedangkan untuk tersangka M, dikenakan pasal 363 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara, selama lima tahun," tuturnya.

Sebagaimana beritakan sebelumnya, toko pertanian bernama Sumber Makmur Agrikultur Indonesia yang terletak di kawasan ruko, Jalan Prof. Moch. Yamin, Nomor 53, Kavling 10-13, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dibobol maling.

Kejadian itu diketahui para pegawai toko, saat membuka toko pada Senin (15/3/2021) sekitar pukul 07.00 WIB. Dari hasil identifikasi di lokasi diketahui pelaku masuk ke dalam toko dengan cara menjebol genteng dan plafon.

Baca Juga : Polisi Tangkap Driver Ojol Pemobol Rumah dan Counter Handphone

Kemudian pelaku mengambil berbagai barang elektronik yang ada di ruang administrasi toko. Usai berhasil mendapatkan barang curiannya, pelaku kabur melalui genteng yang telah dijebolnya tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini