Suami Pinjam Uang Rp150 Juta untuk Istrinya Maju Pilkades Lalu Diselingkuhi

Jaka Samudra, iNews · Jum'at 26 Maret 2021 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 519 2384637 suami-pinjam-uang-rp150-juta-untuk-istrinya-maju-pilkades-lalu-diselingkuhi-7hxhC1D5cV.jpg Eko Martono diselingkuhi istrinya setelah Rini Kusmiati jabat kepala desa. (Foto : iNews/Jaka Samudra)

PASURUAN – Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Eko Martono (38) diselingkuhi istrinya Rini Kusmiati yang merupakan Kepala Desa (Kades) Wotagalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Ia rela meminjam uang untuk istrinya itu maju dalam Pilkades lalu diselingkuhi. Apalagi, perselingkuhan itu sudah tiga kali terjadi.

Eko merasa sudah banyak berkorban untuk sang istri. Terakhir, dia mengajukan pinjaman ke bank sebesar Rp150 juta untuk pencalonan sang istri di Pilkades Wotagilih. Ia mengajukan pinjaman dengan menggadaikan SK pengangkatan PNS-nya.

"Klien kami ini untuk pencalonan kepala desa kemarin, mengeluarkan biaya cukup banyak. Bahkan sampai mengajukan utang ke bank sekitar Rp150 juta dan itu selama 15 tahun cicilannya," kata pengacara Eko Martono, Aditiya Anugrah Purwanto, yang mendampingi saat membuat laporan polisi, Rabu (24/3/2021).

Untuk membayar cicilan utang di bank, gaji Eko Martono harus dipotong setiap bulan. Sejak berutang, Eko hanya menerima gaji Rp400.000 setiap bulan.

"Gajinya sekarang tinggal sekitar Rp400.000. Nah, ini kan kasihan, sudah berkorban sebegitu besar, tetapi yang didapat malah seperti ini. Termasuk SK PNS-nya dijadikan agunan. Pak Eko ini PNS, sebagai staf di SMP Negeri 3 Nguling," katanya.

Eko sendiri sebelumnya pernah menggerebek istrinya berduaan dengan perangkat desa bernama Saman. Ia sudah dua kali diselingkuhi istrinya. Bahkan, perselingkuhan itu juga diketahui warga setempat. Warga menemukan Rini dan Saman "ngamar" di lokasi yang sama.

"Dari saksi, warga di sini, ini sudah tiga kali masuk ke sini. Sudah saya intai dari kemarin-kemarin sampai akhirnya saya gerebek bersama warga. Akhirnya dia (selingkuhan istri) kabur, enggak pakai celana," kata Eko Martono.

Aparat sipil negara (ASN) di Dinas Pendidikan Pemkab Pasuruan itu mengaku sangat kecewa dengan perbuatan istrinya. Keduanya masih resmi suami istri, tapi bu kades itu tega menyelingkuhinya berkali-kali.

"Kami kan belum bercerai. Saya dibuang karena orang ketiga," kata Eko.

Baca Juga : Usai Pergoki Istri Selingkuh, Suami Oknum Kades Wotgalih Lapor Polisi

ASN ini mengaku tidak bisa lagi menerima perbuatan istrinya. Dia akhirnya resmi melaporkan kasus perselingkuhan dan perzinahan Rini Kusmiati ke polisi, Rabu (24/3/2021).

Dia melanjutkan, yang lebih parah, istri Eko Martono itu bukan pertama kalinya berselingkuh, tapi sudah ketiga kalinya. Perselingkuhan yang ketiga kali itu terungkap setelah Eko menggerebek sang istri bersama perangkat desa Salam.

"Yang dilaporkan perzinahan karena sebenarnya ini bukan yang pertama kali. Klien kami sudah tiga kali mendapati istrinya selingkuh, jadi dia sudah habis kesabaran. Dikasih kesempatan masih saja selingkuh," kata Aditiya Anugrah Purwanto.

Dalam laporan kasus dugaan perzinahan istrinya ke Polres Kota Pasuruan, Rabu (24/3/2021), Eko Martono menyerahkan berkas laporan kronologi soal dugaan perzinaan istrinya kepada petugas piket jaga Polresta Pasuruan.

Kronologi penggerebekan istrinya berselingkuh, berawal dari saat Eko menguntit istrinya yang telah berjanji bertemu dengan Salam di rumah teman selingkuhannya itu, Arumi. Lokasinya di Desa Dandang Gendis, Kecamatan Nguling. Eko membuntuti keduanya hingga masuk kamar.

Eko juga meminta bantuan temannya untuk menggerebek istrinya dan selingkuhannya dalam kamar. Ternyata benar, Eko menemukan Salam tak mengenakan baju dalam kamar. Emosi, Eko dan temannya menganiaya laki-laki itu.

Sementara Kasatreskrim Polres Kota Pasuruan AKP Ahmad Ridho menjelaskan, Eko Martono diminta membuat laporan polisi ke Polsek Nguling karena mereka yang menangani kasus ini.

“Alat bukti dua motor milik bu kades dan perangkatnya serta sprei tempat tidur sudah diamankan ke mapolsek setempat,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini