Polisi Angkut Dua Kantung Jenazah dari Lokasi Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar

Abdullah Nicolha, Koran SI · Minggu 28 Maret 2021 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 609 2385364 polisi-angkut-dua-kantung-jenazah-dari-lokasi-ledakan-bom-di-gereja-katedral-makassar-0m4IqLsgGG.jpg Polisi menjaga lokasi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. (Foto: Nico)

MAKASSAR - Aparat kepolisian dari tim Inafis Polda Sulsel, membawa dua kantung jenazah dari lokasi ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021).

Dari pantauan di lokasi kejadian, dua kantung itu masing-masing berwarna kuning dan oranye, diduga berisi potongan jenazah yang berserakan di lokasi kejadian pascaledakan, sekira pukul 10.30 Wita.

Baca juga: Dicegat Sekuriti, Jasad Pelaku Bom di Gereja Katedral Menyatu dengan Motor

Namun demikian, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian tentang jumlah korban dalam insiden itu, namun informasi yang berhasil dihimpun, terdapat dua korban tewas di TKP, diduga pelaku.

Pascaledakan bom bunuh diri, polisi menutup beberapa lajur jalan akses menuju gereja yaitu Jalan Kajaolalido, Jalan Thamrin dan Jalan Botolempangan.

Dari hasil pantauan, beberapa polisi bersenjata lengkap masih berjaga di beberapa titik untuk menaterilkan lokasi hingga radius ratusan meter dari TKP.

Baca juga: 'Pengantin' Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Berjumlah Dua Orang

Sebelumnya Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, total korban bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar berjumlah 14 orang. Argo menyampaikan, pelaku bom dua orang dan beraksi mengendarai sepeda motor.

Argo merinci, 3 orang korban dirawat di RS Stella Maris Makassar, korban di antaranya luka bagian leher, dada muka, tangan dan kaki.

Selanjutnya, 7 orang korban dirawat di RS Akademis. Korban terkena serpihan-serpihan ledakan di betis dan paha.

Terakhir, 4 orang dirawat di RS Pelamonia. Ledakan mengenai paha, betis dan kepala. Ada juga yang terkena bagian muka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini