Kapolri Sebut "Pengantin" Gereja Katedral Makassar Pernah Ngebom di Jolo Filipina

Herman Amiruddin, Okezone · Minggu 28 Maret 2021 22:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 609 2385559 kapolri-sebut-pengantin-gereja-katedral-makassar-pernah-ngebom-di-jolo-filipina-A5CyVarMEc.jfif Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Gereja Katedral Makassar (foto: Okezone/Herman)

MAKASSAR - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau lokasi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021).

Baca juga:  Panglima dan Kapolri Kunjungi Lokasi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Kapolri menyebut pelaku bom bunuh diri yang tewas sebanyak dua orang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. Untuk pelaku berjenis kelamin laki-laki yakni L, sementara untuk pelaku perempuan masih diidentifikasi.

"Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina," ungkap Sigit.

Baca juga:  Kapolri: Korban Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Sudah Sadar

Dia pun meminta masyarakat agar tenang dan tidak panik paska teror bom bunuh diri. Masyarakat, menurutnya diminta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa.

"Kami TNI-Polri akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat," katanya.

 

Mantan Kapolda Banten ini menyampaikan terimakasih atas keberanian seorang satpam Gereja yang menahan pelaku agar tak masuk ke dalam gereja.

"Kami merasa prihatin sekarang sedang dirawat di rumah sakit polri karena lukanya dan semoga lekas sembuh," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri dan Panglima menyempatkan diri menengok korban ledakan bom di RS Polri Makassar. Kapolri menyampaikan bahwa ada dua orang yang sudah selesai menjalani operasi.

"Kondisi korban sudah sadar dan bisa diajak bicara," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini