Pakai Sabu, Oknum Kepala Dinas di Pemkot Malang Ditangkap

Avirista Midaada, Okezone · Senin 29 Maret 2021 00:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 519 2385591 pakai-sabu-oknum-kepala-dinas-di-pemkot-malang-ditangkap-oRCr1l5Oac.jpg Mapolresta Malang Kota saat jumpa pers narkoba (foto: Okezone/Avirista)

KOTA MALANG - Salah satu oknum kepala dinas di lingkungan Pemkot Malang ditangkap polisi, lantaran tersangkut kasus penyalahgunaan narkoba. Diamankannya kepala dinas berinisial AH ini diawali dengan penangkapan pelaku - pelaku lainnya.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan penangkapan kepala dinas ini diawali dengan penangkapan pelaku perempuan berinisial FN dan CR.

Pelaku ini diamankan di tepi jalan di daerah Jalan Laksda Adi Sucipto pada 24 Maret 2021 pukul 22.30 WIB oleh Satresnarkoba Polresta Malang Kota. Dari tangan keduanya polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah ineks atau ekstasi, yang menjadi barang bukti awal.

"Kemudian dilakukan interogasi terhadap keduanya, dan keduanya mengaku memperoleh barang tersebut dari seorang laki - laki brrinisial IL. IL itu masih dalam proses pendalaman," ucap Gatot saat memimpin rilis di Mapolresta Malang Kota, pada Minggu (28/3/2021).

Baca juga:  Transaksi Sabu di Rumah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Dari keterangan dari IL inilah dikatakan Gatot, tim dari Satresnarkoba Polresta Malang Kota kemudian melakukan pengembangan melakukan komunikasi dengan saudara IL melalui whatsapp. Dari IL inilah adanya perubahan informasi yang diberikan kepada pihak Satreskoba Polresta Malang Kota.

"Yang berawal tadi mengaku barang tersebut diperoleh dari seseorang yang berada di kamar 619, salah satu hotel yang ada di kota Malang. Kemudian pada saat diinterogasi kembali, berubah lagi dari yang kamar 619 berubah menjadi kamar 419. Padahal dari data IT (Informasi Teknologi) yang kami dapatkan dan juga konfirmasi, itu (pelaku narkoba IL) di kamar 415," paparnya.

 Baca juga: Dugaan Salah Tangkap Kolonel TNI AD Terkait Narkoba, Bareskrim Evaluasi Satresnarkoba Polresta Malang

Saat digeledah, diketahui terduga pelaku IL yang diinformasikan berada di kamar 419 yang bersangkutan tidak ada di kamar tersebut, justru tamu lain dari hotel, yang akhirnya terjadi salah tangkap ke anggota TNI AD.

"Kemudian pada hari Kamis 25 maret sekitar pukul 05.00 WIB, ditangkaplah satu orang lagi dari hasil pengembangan FN dan CR, yaitu berinisial FR. Dari FR inilah ditemukan barnag bukti lagi berupa satu bungkus psikotropika (sabu) dan 20 bungkus ganja," bebernya.

Kemudian polisi mengembangkan dengan menangkap seseorang berinisial AH, yang merupakan salah satu kepala dinas di lingkungan Pemkot Malang. AH diamankan pada 25 Maret 2021 pukul 13.30 WIB di rumahnya di Blimbing, Kota Malang, karena kedapatan mengonsumsi sabu.

"Jadi AH adalah ASN. Yang jelas akan dijadikan alat bukti, kamera cctv di hotel. Perannya pengguna, kami masih kami lakukan pengembangan. Barang bukti yang diamankan 1,5 gram, tapi bicara gramnya kan ini masih sebagai pengguna," terangnya.

Dari para tersangka ini polisi mengamankan empat paket sabu, 20 paket ganja, ineks atau pil ekstasi, dan sebuah handphone yang digunakan untuk transaksi.

"Terkait kelompok yang diungkap dalam penangkapan ini, untuk kasusnya akan ditangani oleh Direktorat Narkoba Polda Jatim. Jadi sore ini semua tersangka akan kami geser ke Surabaya untuk mempercepat dan mempermudah penanganannya (penyelidikan)," ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan para tersangka ini dijerat dengan Pasal 111 ayat 1, 114 ayat 1, 112 ayat 1, 132 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Psikotropika. Dimana ancaman hukuman adalah lima tahun, sampai dengan 20 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini