Kereta Penataran Tabrak Mobil, Bocah 12 Tahun Tewas

Avirista Midaada, Okezone · Senin 29 Maret 2021 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 519 2385979 kereta-penataran-tabrak-mobil-bocah-12-tahun-tewas-S5iuXoa8GA.jpg Mobil ringsek ditabrak KA Penataran di Malang, Jawa Timur (Foto: Avirista Midaada)

MALANG - Kecelakaan maut antara Kereta Api (KA) Penataran dan mobil minibus terjadi di Jalan Bangsa RT 2 RW 1 Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasi kecelakaan tepatnya di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Kapolsek Sumberpucung AKP Effendi Budi mengungkapkan, kecelakaan terjadi antara mobil Toyota Yaris bernomor polisi N 1869 DX, yang dikemudikan Vina Dewi Anggraeni (33) warga Dusun Krajan RT 14, RW 3 Desa Jatiguwi dengan KA Penataran dari arah Kepanjen, Kabupaten Malang yang akan menuju timur ke Blitar, pada Senin siang (29/3/2021).

"Saat itu, korban bersama anaknya berjalan dari utara menuju selatan di Jalan Bangsa dan melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Kejadiannya sekitar pukul 11.50 WIB," ucap Effendi saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

Baca Juga: Truk Tabrak Pembatas Jalan Gerbang Tol Meruya Utara, Arus Lalu Lintas Macet

Sesampainya di lokasi diduga pengemudi tak melihat adanya KA Penataran yang melintas dari timur atau kiri korban. Hal ini menyebabkan saat melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu membuatnya tertabrak kereta dengan nomor Loko CC2039501 yang dimasinisi Moch. Alim Ismana.

"Mobil ini tertabrak kereta api saat melintasi perlintasan rel tanpa palang pintu hingga terseret 15 meter dari lokasi, membuat kondisi mobilnya rusak parah ringsek nggak berbentuk, terutama di bagian kiri mobil," ungkapnya.

Akibat kejadian ini, satu orang yakni sang anak bernama Nindi (12) warga Dusun Krajan RT 14 RW 4 Desa Jatiguwi, Sumberpucung, tewas di lokasi kejadian. Sedangkan sang ibu Vina Dewi Anggraeni (33) mengalami luka parah dan dilarikan ke RS Ramdani Husada.

"Untuk anaknya dibawa ke RSUD Kepanjen untuk proses identifikasi. Ibunya dirawat ke rumah sakit terdekat," kata Effendi.

Baca Juga: Olah TKP Kecelakaan Tabrak Lari Pejalan Kaki di Kelapa Gading Gunakan TAA

Effendi sendiri memperingatkan masyarakat yang melintasi perlintasan rel kereta di wilayah Kecamatan Sumberpucung harus berhati-hati. Apalagi, di Kecamatan Sumberpucung banyak perlintasan rel kereta tanpa palang pintu, yang telah berulang kali terjadi kecelakaan antara mobil dengan kereta api.

"Kami minta masyarakat untuk tengok kanan kiri sebelum menyeberang rel kereta. Apalagi, yang tanpa palang pintu, pastikan tidak ada kereta api yang melintas. Satu lagi jangan mengemudi dengan kondisi mendengarkan musik atau handphone saat menyeberang rel, karena itu bisa membahayakan keselamatan," tukasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini