Inovasikan Batik Ciprat Karya Difabel, Alumnus UNS Juara di Desamind Award

Vitriada Hilba Siregar, Okezone · Senin 29 Maret 2021 15:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 65 2385958 inovasikan-batik-ciprat-karya-difabel-alumnus-uns-juara-di-desamind-award-BT3MsSbPW7.jpg Batik Ciprat karya Alumni UNS Juarai Desamind Award. (Foto: UNS)

JAKARTA  – Terjun di dunia sosial menjadi kesenangan tersendiri bagi Dian Nugroho, seorang alumnus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Baginya, berbagi kebahagiaan dan memberikan manfaat pada sekitar adalah hal yang berarti dalam hidupnya. Berangkat dari rasa pedulinya, ia pun berkecimpung di dunia kewirausahaan pada usaha Batik Ciprat.

Batik Ciprat tersebut melibatkan difabel dalam proses produksinya. Usaha ini terletak di Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri yang bernama Sheltered Workshop Peduli (SWP) Karya Barokah. Dian membuat inovasi pada produk dan pemasaran.

Baca Juga : 3 Mahasiswa UNS Sabet Juara 1 Agriverse International Essay Competition

“Yang aku inovasi itu di inovasi produk dan pemasaran. Inovasi produk dikombinasikan batik tulis dengan perpaduan warna dan motif berdasarkan ilmuku di seni rupa dulu, kan aku ambil pendalamannya tekstil dan lebih fokusnya batik. Pas juga KKN dulu sama PPM Dikti juga tentang batik di Bayat Klaten. Aku berani jamin ini satu-satunya di Wonogiri bahkan di Indonesia yang batik ciprat disabilitasnya kombinasi batik tulis,” terang Dian dalam keterangan tertulis UNS, Senin (29/3/2021).

Batik Ciprat sudah berdiri sejak awal 2018 yang termasuk dari program Desa Pucung untuk mewadahi masyarakat difabel. Di desa ini, terdapat lebih dari 50 orang difabel mulai dari tunagrahita, tunarungu, tunawicara, hingga tunadaksa. Pihak desa pun mewadahi mereka dengan batik ciprat pada akhir 2018 yang mendapatkan pendampingan dari Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBRSPDI) Kartini, Temanggung Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).

Baca Juga : Mulai Hari Ini hingga 27 Maret UNS Terima Daftar Ulang SNMPTN 2021

Dian mengatakan bahwa jumlah difabel yang terlibat aktif saat ini ada 10 orang. Usai sidang skripsi dan yudisium, Dian memutuskan untuk bergabung pada usaha ini pada awal September 2020 lalu. Berkat, kegigihannya dalam membuat inovasi-inovasi pada usaha Batik Ciprat ini, pada Sabtu (20/3/2021), Dian dinobatkan sebagai pemenang Desamind Award 1.0 di Bidang Kewirausahaan Sosial. Ia mengaku terkejut ketika mengetahui pengumuman pemenang tersebut.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini