Ratu Kecantikan Dibunuh di Hutan, Kepala Dipenggal, Tubuh Dimutilasi

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 31 Maret 2021 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 18 2387341 ratu-kecantikan-dibunuh-di-hutan-kepala-dipenggal-tubuh-dimutilasi-1LsO9BY1Da.jpg Ratu kecantikan ini dibunuh dengan sadis (Foto: Daily Star)

RUSIA - Seorang ratu kecantikan asal Rusia ditemukan dipenggal di hutan setelah diduga dibunuh oleh kekasihnya yang cemburu.

Jenazah Olga Shlyamina, 33, yang dimutilasi ditemukan di kawasan hutan yang tertutup salju di kota Novodvinsk, Arkhangelsk Oblast pada 25 Maret lalu.

Kerabat ibu dua anak tersebut melaporkan dia hilang ke polisi setelah tidak mendengar kabar darinya atau melihatnya sejak 20 Maret lalu.

Keluarganya mengklaim perilaku Olga baru-baru ini telah berubah dan mereka mengkhawatirkannya. Mereka mengatakan kepada polisi bahwa dia tampaknya terganggu atau khawatir tentang sesuatu.

Pasangannya Vyacheslav, 40, telah ditangkap karena dicurigai melakukan pembunuhan.

Hubungan pasangan itu digambarkan sebagai 'turbulen' karena sering bertengkar.

Olga diketahui menjalin hubungan kasih dengan Vyacheslav setelah dua pernikahan gagal sebelumnya. Pernikahan keduanya berakhir tujuh tahun lalu. Keluarganya percaya jika hubungan keduianya terlihat sempurna pada awalnya. Namun pacarnya mulai menjadi kasar dan biasa memukulinya ketika merasa cemburu.

(Baca juga: Korban Pemerkosaan Diikat Bersama Pemerkosanya dan Dipukuli Keluarganya Sendiri, Dianggap Mempermalukan)

Kecemburuan ini semakin bertambah buruk setelah Olga berhasil menang di kontes kecantikan lokal.

Situs berita lokal Life melaporkan Olga putus asa untuk mengakhiri hubungan asmara tersebut. Teman-teman Olga mengatakan kepada wartawan bahwa dia hanya menginginkan kehidupan keluarga yang bahagia dengan seorang suami dan anak.

Namun, sang kekasih Vyacheslav, dicurigai telah menggoda rekan kerjanya di tempat kerja.

Sang kekasih diyakini mengundang Olga untuk berjalan-jalan ke daerah hutan dan diperkosa di sana. Lalu kepalanya dipenggal dan tubuhnya ditutupi dengan salju.

Penyelidikan segera dimulai setelah mayatnya ditemukan dan pacarnya ditahan.

(Baca juga: Gedung Putih: Orang Amerika Pantas Mendapatkan Informasi yang Lebih Baik tentang Asal-usul Covid-19)

Sang kekasih hanya mengakui sebagian kesalahannya. Menurut situs berita lokal 29.ru, dia mengatakan telah memukul Olga, tetapi menolak untuk mengakui hal lain.

Saat ini, investigasi terus berlanjut.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini