Ridwan Kamil Sebut Lembaga Penyiaran Berperan Penting dalam Penanganan Covid-19

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Kamis 01 April 2021 21:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 525 2388134 ridwan-kamil-sebut-lembaga-penyiaran-berperan-penting-dalam-penanganan-covid-19-zzl2OBjDzW.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto : Dok Pemprov Jabar)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, lembaga penyiaran memiliki peran penting dalam sosialisasi dan edukasi, terutama soal penanganan pandemi Covid-19.

Apalagi, lembaga penyiaran menyebarluaskan informasi dengan interaktif. Informasi yang dikemas dalam bentuk video dan suara menurutnya akan lebih mudah diterima oleh masyarakat.

Hal itu dikatakan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil dalam kegiatan Dialog Penyiaran Jawa Barat dalam rangka Peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-88 oleh KPID Jabar via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (1/4/2021).

Baca juga:  Gubernur Jabar Jamin Keamanan Jumat Agung dan Paskah 2021, Ridwan Kamil: Jangan Takut

Kang Emil pun menuturkan bahwa Pemprov Jabar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar intens menjalin kerja sama dengan lembaga penyiaran untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat luas.

"Alhamdulillah lewat Diskominfo, kehumasan bisa bermitra luar biasa terkait vaksinasi dan kerja sama lainnya ke seluruh media," tuturnya.

Baca juga:  Lewat Medsos Pribadi, Ridwan Kamil Promosikan Gernas BBI

Menurut Kang Emil, Pemprov Jabar saat ini menerapkan konsep Pentahelix dengan menggandeng lima unsur, yakni akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media, dalam setiap proses dan kegiatan pembangunan. Keterlibatan lima unsur tersebut, kata dia, dapat membuat proses pembangunan di Jabar berjalan lebih efektif dan efisien.

"Jadi rumus inilah yang menjadi teori baru dalam pembangunan, makanya Pemda Provinsi Jabar membuka diri bagi yang mencintai Jabar untuk terlibat dalam membuat keputusan," katanya.

Dalam acara tersebut, Kang Emil memotivasi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar untuk turut berkontribusi dalam pemulihan ekonomi daerah.

"Kami butuh KPID Jabar untuk membangkitkan semangat. Di balik gelapnya terowongan, ada sisi terang di ujung yang dapat tingkatkan optimisme," ucapnya.

pKita berharap dengan dukungan penyiaran, perekonomian bisa tumbuh. Saya juga berpesan agar di stasiun TV dan radio bikin acara yang mendorong orang belanja terhadap UMKM," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini