Mobil Tabrak Kompleks Gedung Capitol, Satu Polisi Tewas

Agregasi Sindonews.com, · Sabtu 03 April 2021 03:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 03 18 2388596 mobil-tabrak-kompleks-gedung-capitol-satu-polisi-tewas-HaiQXOx6Ls.jpg Mobil tabrak kompleks Gedung Capitol, seorang polisi tewas (Foto : Market Watch)

WASHINGTON - Sebuah mobil menabrak kompleks gedung Capitol Amerika Serikat (AS). Akibat peristiwa itu, seorang polisi tewas dan seorang lagi cedera

Kendaraan itu menabrak pagar keamanan sebelum pengemudi menerjang petugas dengan pisau. Mendapati serangan itu, petugas kemudian melepaskan tembakan dan tersangka yang belum teridentifikasi ditembak mati.

Dalam konferensi pers, penjabat kepala polisi di Washington mengatakan serangan itu tampaknya tidak terkait dengan terorisme.

"Dengan sangat, sangat berat hati saya mengumumkan salah satu petugas kami telah meninggal karena luka-lukanya," kata Penjabat Kepala Polisi Capitol Yogananda Pittman pada konferensi tersebut seperti dikutip dari BBC, Sabtu (3/4/2021).

"Apakah serangan itu terjadi pada penegakan hukum, atau siapa pun, kami memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikannya dan kami akan melakukannya," kata Robert Contee, penjabat kepala Departemen Kepolisian Metropolitan.

Pasca kejadian tersebut ada peningkatan keamanan di sekitar gedung Capitol, tempat Kongres AS bersidang, dan sejumlah mobil polisi di sekitar area tersebut.

Baca Juga : Tim Densus 88 Geledah Rumah dan Pesantren di Sleman

Titik masuk di Constitution Avenue tempat kendaraan menabrak barikade adalah tempat Senator dan staf mereka datang ke gedung Capitol setiap hari.

Tetapi Kongres saat ini sedang reses, yang berarti mayoritas politisi tidak berada di kompleks Capitol saat ini.

Sementara, Presiden Joe Biden meninggalkan Washington pada hari sebelumnya menuju Camp David, tempat peristirahatan presiden di Maryland. Namun beberapa reporter, pekerja pemeliharaan, dan karyawan Capitol Hill kemungkinan masih berada di halaman Capitol.

Tak lama setelah 13.00 waktu setempat, sistem peringatan Kepolisian Capitol mengirim email ke anggota parlemen dan staf mereka memerintahkan mereka untuk menjauh dari jendela dan pintu eksterior. Siapapun di luar diinstruksikan untuk mencari perlindungan.

Rekaman adegan menunjukkan sebuah helikopter terbang di atas dan apa yang tampak seperti dua orang di tandu dipindahkan ke ambulans.

Penonton disuruh keluar dari area tersebut

Kantor Lapangan FBI di Washington menanggapi situasi tersebut dan memberikan dukungan kepada Kepolisian Capitol. Jaksa Agung AS juga mengetahui insiden tersebut dan sedang mendapatkan perkembangan terbaru, menurut CBS News.

Insiden itu terjadi hampir tiga bulan setelah kerusuhan 6 Januari yang mematikan di Capitol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini