15 Orang Masih Hilang di Kecelakaan Kapal Indramayu, Tim SAR Perluas Pencarian

Arif Budianto, Koran SI · Senin 05 April 2021 07:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 525 2389335 15-orang-masih-hilang-di-kecelakaan-kapal-indramayu-tim-sar-perluas-pencarian-te3GPRfqgT.jpg Tim SAR melakukan pencarian korban kecelakaan kapal di Indramayu (foto: ist)

BANDUNG - Tim SAR gabungan kembali melanjutkannya proses pencarian korban kapal tabrakan, antara MV Barokah Jaya dan MV Habco Pioneer di Perairan Indramayu, Jawa Barat. Proses pencarian akan diperluas dengan membagi tiga sektor utama.

Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, skema proses pencarian korban insiden kapal tabrakan di Indramayu akan dibagi menjadi tiga sektor. Masing masing sektor akan dipimpin oleh satu armada kapal yang saat ini telah berada di lokasi.

"Untuk pencarian hari ini, saya bagi tiga sektor, karena unsur atau alat utama yang melakukan pencarian hari ini ada 3," kata Deden kepada MPI, Senin (5/4/2021).

Baca juga:  Basarnas: 15 ABK yang Tenggelam di Laut Indramayu Hanyut

Menurut dia, tiga armada utama yang memimpin setiap sektor adalah KRI Cucut TNI AL di sektor 1. Sektor dimana kejadian tabrakan antara dua kapal terjadi. Aranda ini akan melakukan pencarian dengan area paling luas hingga 38,7 NM dengan track spacing 2 NM.

Kedua, KN SAR Wisnu dari Basarnas yang akan memimpin di sektor 1 dengan area pencarian hingga 33 NM dan track spacing 1 NM. Ketiga, KM Gelora Asmara yang memalukan pencarian di sektor 3 dengan area pencarian 31,7 NM dan track spacing 1 NM.

Baca juga:  Korban Tabrakan Kapal Dibawa ke RS Bhayangkara Indramayu

"Metode pencarian dilakukan dengan penyisiran dengan search area sesuai dengan prediksi perhitungan kami, yaitu mengacu pada arah angin dan arus laut," beber dia.

Sementara itu, hingga malam tadi, sebanyak 15 orang dinyatakan masih belum ditemukan akibat insiden kapal tersebut. Sebanyak 15 orang selamat, dan dua korban meninggal dunia telah dievakuasi ke darat.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini