Jelang PTM, Menteri Nadiem: Tak Perlu Tunggu Juli 2021

Fariza Rizky Ananda, Okezone · Senin 05 April 2021 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 65 2389638 jelang-ptm-menteri-nadiem-tak-perlu-tunggu-juli-2021-EnU7WBQXWG.jpg Mendikbud Nadiem Makariem. (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA - Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi Covid-19 yang diumumkan Selasa (30/3/2021) telah berlaku.

Menindaklanjuti SKB Empat Menteri tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan yang guru dan tenaga pendidiknya sudah divaksinasi untuk segera memenuhi daftar periksa dan menawarkan opsi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Baca Juga : Sekolah Tatap Muka Sudah Dibuka Sejak Januari, Mendikbud: 22% Sekolah Melakukan

“SKB ini sudah berlaku. Tidak perlu menunggu Juli 2021 untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas,” tekan Mendikbud, dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/4/2021).

Mendikbud menyampaikan, satuan pendidikan yang sudah ataupun dalam proses melakukan pembelajaran tatap muka  terbatas walau pendidik dan tenaga kependidikannya belum divaksinasi tetap diperbolehkan melakukan PTM terbatas selama mengikuti protokol kesehatan dan sesuai izin pemerintah daerah.

Pemerintah telah menyepakati dan memutuskan pembelajaran tatap muka yang rencana akan dimulai bulan Juli ini. Hal tersebut seiring dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama, SKB, Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga : Resmi, Pemerintah Tetapkan Pembelajaran Tatap Muka Dimulai Juli

SKB Empat Menteri telah ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem A Makarim, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Kesehatan Budi G Sadikin.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menko PMK, Muhadjir Effendy mengatakan dengan diselenggarakannya pembelajaran tatap muka, anak-anak peserta didik diharapkan bisa memperoleh layanan pendidikan yang lebih optimal.

“Melalui SKB ini kita harapkan anak-anak bisa terpenuhi hak-haknya dalam memperoleh pendidikan. Kita harus akui PJJ selama ini tidak dapat disamakan dengan pembelajaran tatap muka," kata Muhadjir Effendy, dalam Keputusan Bersama, Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, Jakarta, Selasa (30/3/2021).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini