Aniaya Suporter Futsal hingga Tewas, 5 Pelajar Ditangkap

Azhari Sultan, Okezone · Selasa 06 April 2021 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 340 2390372 aniaya-suporter-futsal-hingga-tewas-5-pelajar-ditangkap-eiPkmUzPL7.jpg Kapolres Jambi, Kombes Dover saat jumpa pers (foto: Okezone/Azhari)

JAMBI - Tim Rangkayo Hitam Satreskrim Polresta Jambi akhirnya menangkap lima orang pelajar yang diduga melakukan penganiayaan, salah seorang suporter futsal hingga tewas.

Kapolresta Jambi, Kombes Dover Cristian menyesalkan terjadinya kejadian keributan antar pelajar pada turnamen futsal antar pelajar di Kota Jambi tersebut.

"Kelima pelaku yang masih pelajar ini, yakni AZ, MZ, MA, FK dan RK. Mereka diamankan di tempat yang berbeda," ungkapnya, Selasa (6/4/2021).

Baca juga:  Saling Ejek hingga Rebutan Pacar di Medsos, 2 Gadis Dianiaya Temannya

Meski sempat melarikan diri ke Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, katanya, tapi AZ berhasil diringkus polisi. Sementara itu untuk tersangka MZ dan MA di tangkap di rumahnya.

"Sedangkan FK ditangkap di Kabupaten Tebo, namun orang tua dari RK sangat kooperatif dengan pihak polisi dan langsung menyerahkan anaknya ke pihak yang berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Dover.

 Baca juga: Aksi Balap Liar Dibubarkan, Geng Motor Malah Keroyok Sekuriti hingga Bonyok

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima pelaku ditahan di sel tahanan Polresta Jambi.

Tersangka AZ pelaku utama pembacokan disangkakan Pasal penganiayaan berat yang direncanakan terlebih dahulu yang akibatkan matinya orang dengan Pasal 355 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara Subsider pyasal 354 ayat 2 KUHPidana ancaman 10 tahun penjara dan Subsider Pasal 351 ayat 3 KUHPidana ancaman 7 tahun penjara

Sementara itu untuk tersangka lain yang ikut serta dalam kasus ini, yakni MZ, RK, FR dan MA disangkakan Pasal yang sama di junto dengan Pasal turut serta atau membantu melakukan kejahatan dengan Pasal 55 dan 56 KUHPidana.

Diakuinya, masih ada satu orang tersangka masih DPO, yakni MY.

"Yang ini masih kita laksanakan pengajaran. Saya tegaskan untuk menyerahkan diri, karena sampai kapanpun akan kita cari," tandas Dover.

Untuk diketahui, SR dan DL menjadi korban pembacokan setelah pulang dari menonton futsal di GOR Kotabaru pada akhir bulan lalu.

DL mengalami luka gores dibagian punggung setelah menerima sabetan senjata tajam dari suporter lawan pada malam itu.

Tapi, naas bagi SR yang mengalami luka berat di bagian kepala yang membuatnya harus dirawat intensif di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Akhirnya, selama 3 hari perawatan, nyawa SR tidak tergolong lagi, dan SR menghembuskan nafas terakhirnya dan dimakamkan di TPU Olak Kemang tidak jauh dari kediaman orang tuanya pada Jum'at (1/4/2021) lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini