UGM Gelar UTBK 2021 hingga 2 Gelombang

Neneng Zubaidah, Koran SI · Selasa 06 April 2021 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 65 2390227 ugm-gelar-utbk-2021-hingga-2-gelombang-wr1wpIXI6i.jpg UGM gelar UTBK 2021 hingga 2 gelombang. (Foto: Okezone/Dok))

JAKARTA - UGM menggelar UTBK atau Ujian Tulis Berbasis Komputer 2021 dalam dua gelombang. Hasil UTBK ini hasilnya nanti dapat digunakan untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN 2021.

Pelaksanaan UTBK akan dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 12 – 18 April, dan gelombang kedua pada 26 April – 2 Mei, dan untuk pengumuman hasilnya akan dilakukan pada tanggal 14 Juni 2021.

Sekretaris Bidang Teknologi Informasi dan Administrasi Akademik, Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM Dr. Sigit Priyanta, mengatakan UTBK di UGM akan menggunakan 13 lokasi dan 52 ruangan di seputar kampus.

Menurut Sigit UTBK di UGM yang digelar 12 – 18 April 2021 ini setiap harinya terdiri dari 2 shift ujian.

“Shift 1 dilaksanakan jam 06.45-10.30 WIB dan shift 2 dilakukan jam 13 – 16.35 WIB,” katanya seperti dikutip dari laman resmi UGM  ugm ac id, Selasa (6/4/2021).

Sigit menambahkan khusus untuk Ujian Campuran diselenggarakan jam 06.45 – 12.00 WIB. Secara khusus untuk hari Jumat tidak ada Ujian Campuran dan shift 2 bergeser jam 13.45 -17.20 WIB.

Terkait kesiapan tempat dan fasilitas, Sigit menuturkan untuk satu kali shift maksimal hanya bisa diikuti 870 peserta. Oleh karena itu, terkait protokol kesehatan pihak panitia terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 UGM.

“Karena tidak ada jeda ujian maka setelah ujian peserta dipersilakan untuk segera pulang," ucapnya.

Sigit menjelaskan untuk peserta UTBK di UGM sebanyak 11.716. Sebanyak 11.716 peserta ini terdiri dari peserta Ujian Saintek 5.796, peserta Ujian Soshum 5.481 dan 439 peserta Ujian Campuran.

“Untuk jumlah pengawas kita lagi hitung-hitungan ini, tapi rasio perbandingannya 1:20. Kita juga terus berkoordinasi dengan Direktorat Aset dan DSSDI untuk antisipasi berbagai kemungkinan gangguan listik dan jaringan internet," pungkasnya.

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini