2 Kapal Penumpang Karam Akibat Dihantam Badai di NTT

Antara, · Kamis 08 April 2021 12:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 340 2391332 2-kapal-penumpang-karam-akibat-dihantam-badai-di-ntt-covqlDzxUb.jpeg Kapal karam di NTT (foto: Dok Antara)

KUPANG - Dua kapal penumpang dilaporkan karam akibat dihantam gelombang tinggi dan angin kencang, yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, tidak ada korban jiwa.

Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka menjelaskan, dua kapal tersebut adalah Kapal Cepat Chantina 10 milik swasta yang karam di Sabu Raijua, dan KMP Feri milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) karam di Pelabuhan Bokok.

"Laporan sementara ada dua kapal penumpang yang karam karena gelombang dan angin kencang pada saat NTT dilanda badai siklon tropis Seroja melanda NTT," katanya.

Baca juga: Evakuasi Wilayah Terisolasi Terhambat Gegara Cuaca Buruk di NTT

Dia mengatakan, khusus untuk Kapal Cepat Chantika 10, pihaknya belum mendapat laporan resmi dari pemilik kapal tentang kerugian akibat karamnya kapal tersebut.

Baca juga:  Evakuasi Wilayah Terisolasi Terhambat Gegara Cuaca Buruk di NTT

Sementara itu, Manager ASDP Cabang Kupang, Cuk Prayitno yang dihubungi terpisah mengatakan ada dua kapal milik perusahan itu yang terkena dampak badai siklon tropis Seroja pada 4 April 2021.

Kedua kapal tersebut adalah KMP Jatra I dan KMP Namparnos mengalami kerusakan karena dilanda cuaca ekstrem.

Dia menjelaskan, KMP Namparnos sedang berlindung di sekitar Pulau Semau hanyut terbawa arus, tetapi berhasil sampai di Pulau Kambing.

Sementara KMP Jatra I tidak bisa bergerak dari Pelabuhan Bolok Kupang karena terjebak badai mengalami benturan yang menimbulkan kebocoran sehingga air masuk ke dalam kapal.

"Kapal tersebut dalam kondisi miring dan masih berada di Pelabuhan Bolok Kupang," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini