Jalan Raya Batu-Mojokerto Ditutup Akibat Banjir Lumpur

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 09 April 2021 03:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 519 2391719 jalan-raya-batu-mojokerto-ditutup-akibat-banjir-lumpur-OvgteTE4tM.jpg Jalan Raya Batu-Mojokerto ditutup akibat banjir lumpur (Foto: ist)

KOTA BATU - Hujan deras yang mengguyur kawasan Kota Batu sejak Kamis malam membuat banjir lumpur menerjang Jalan Raya Batu-Mojokerto, tepatnya di Desa Sumberbrantas. Alhasil, lalu lintas jalan raya provinsi yang menghubungkan Kota Batu dengan Kabupaten Mojokerto terputus imbas material lumpur yang menggenangi jalan.

Dari laporan yang dihimpun okezone, banjir lumpur terjadi pada Kamis 8 April 2021 malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Di mana ada dua dusun yang terdampak banjir lumpur yang menggenangi jalan raya provinsi ini. Keduanya yakni Dusun Jurangkuali dan Dusun Lemah Putih, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Di mana hujan deras yang mengguyur Kota Batu menyebabkan saluran air di Jalan Raya Sumberbrantas dialiri air dengan debit besar. Aliran air juga turut membawa sejumlah material berupa sampah, kayu, dan batu, hingga membuat saluran air tersumpat dan meluber ke jalan raya.

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu mengungkapkan, terdapat tiga titik lokasi banjir lumpur uang ada di Jalan Raya Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Dimana tiga titik itu memiliki ketinggian dan dimensi panjang yang bervariasi.

Baca juga: Gubernur NTT Mendadak Copot Kepala BPBD dan Jemput Paksa Bupati Kupang, Ada Apa?

"Untuk titik pertama di dekat minimarket Alfamart Sumberbrantas, dimensi material lumpur panjang 120 meter, lebar 6 meter dan ketebalan lumpur 30 sentimeter. Di dekat Keramat Sumberbrantas dan Bon 1 dimensi material lumpur panjang 60 meter, lebar 6 meter, dan ketebalan lumpur 30 sentimeter," ungkap Agung Sedayu melalui pesan singkatnya, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Belasan Rumah di Kota Batu Terancam Longsor Imbas Pergerakan Tanah

Selain menggenangi jalan raya, banjir lumpur juga masuk ke rumah penduduk. Setidaknya dari catatan tim BPBD di lapangan terdapat tiga rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir lumpur.

"Tiga rumah ini berada Dusun Lemah Putih dua unit rumah, dan satu unit rumah di Dusun Jurangkuali, Desa Sumberbrantas. Total ada 9 jiwa yang terdampak kerusakan rumah akibat banjir lumpur ini," ucapnya.

Sementara itu hingga Jumat dini hari ini sekitar pukul 01.30 WIB, petugas BPBD, Tagana, Damkar, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, TNI, Polri, dan instansi lain masih bahu membahu membersihkan material lumpur di jalan. Arus Jalan Raya Sumberbrantas yang melintasi Cangar Mojokerto, dipastikan ditutup total dua arus.

"Saat ini sedang dilaksanakan penanganan darurat kejadian bencana banjir lumpur di Jalan Raya Sumberbrantas. Sampai dengan saat ini Jalan raya Sumberbrantas masih ditutup dan belum bisa dilewati oleh kendaraan," tuturnya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini