Sekolah Pendidikan Pilot Kini Harus Menyiapkan Kurikulum Berbasis Bisnis dan Manajemen

Vitrianda Hilba Siregar, · Jum'at 09 April 2021 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 65 2392035 sekolah-pendidikan-pilot-kini-harus-menyiapkan-kurikulum-berbasis-bisnis-dan-manajemen-yKXMf8du6w.jpg Sekolah pendidikan pilot dituntut juga memberi meteri kurikulum bisnis, manajemen serta pemasaran. (Foto: Ilustrasi/Dok/Oezone)

JAKARTA - Sekolah pendidikan pilot disaat masa pandemi Covid-19 saat ini dituntut melakukan perubahan dan beradaptasi dengan cepat.

Pilot dituntut bukan hanya dituntut mampu menjadi kapten pesawat yang handal namun juga mempunyai keahlian tangguh dalam menghadapi persaingan dunia kerja era industri 4.0.

Dalam kondisi pandemi saat ini, dunia penerbangan dan pariwisata mengalami dampak yang luar biasa. Begitu pula dengan dunia pendidikan dan pelatihan di bidang penerbangan. Dalam menghadapi situasi ini, dibutuhkan kemampuan bergerak dan adaptasi secara cepat.

Baca Juga: UTBK SBMPTN 2021 di UI, Simak Informasi Berikut Ini

Sektor transportasi udara memiliki peran yang sangat penting terhadap pergerakan ekonomi Indonesia. Hal inilah yang menjadi dasar kolaborasi UniSadhuGuna (USG) Education bekerja sama dengan Flybest Academy (Flybest) membuat pendidikan pilot di Indonesia yakni integrasi program Bachelor of Business Aviation Management dan Pilot License.

Inovasi antarsektor pendidikan dengan lini penerbangan merupakan perpaduan yang sangat tepat demi perkembangan kebutuhan pasar industri, pemerintah, dan masyarakat luas.

Board of Advisors to General Chairman INACA (Indonesia National Air Carriers Association), Dharmadi mengatakan, pentingnya pilot memiliki minimal gelar S1 atau bachelor bagi para pilot.

“Memiliki nilai tambah di bidang skills dan akademis sangat berpengaruh untuk kelangsungan karier seorang pilot secara jangka panjang," katanya dalam keterangannya, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga: Jago Diplomasi, Mahasiswa ITS Sabet Prestasi MUN 2021

"Selain dibekali kemampuan menerbangkan pesawat komersial, pilot yang mengantongi gelar S1 ini juga akan secara otomatis memiliki wawasan manajerial tentang pengelolaan bandara dan industri penerbangan yang sangat luas cakupannya. Dengan demikian, mereka juga bisa menempati posisi-posisi di manajerial di masa depan," papar Dharmadi lagi.

Aimee Sukesna selaku Head of UniSadhuGuna BSD Campus & BTEC Specialist mengatakan, kerja sama USG dan FlyBest ini di luncurkan untuk mendukung perubahan kebutuhan akan pendidikan pilot yang lebih terintegrasi.

Dengan mengambil program Pilot License dari Flybest dan Bachelor of Business dari UniSadhuGuna dan Teesside University UK, kata dia, dalam waktu bersamaan, diharapkan para lulusan akan mendapatkan pengetahuan mengenai dunia aviasi secara menyeluruh, baik dari sisi tekhnis dan praktik sebagai pilot maupun manajemen industri ini.

“Kurikulum yang kami gunakan diambil dari Negara Inggris, yaitu dari Pearson BTEC dan Teesside University, UK. Konten dari program sangat relevan ke perkembangan manajemen di semua bidang termasuk Aviasi. Ketika mengambil program siswa akan diajak untuk mendalami lima pilar aspek bisnis termasuk manajemen, pemasaran, keuangan, pengembangan sumber daya dan operasional," ujar Aimee.

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini