Antisipasi Pemudik, Ridwan Kamil Minta Polisi Segera Lakukan Penyekatan

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 14 April 2021 17:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 525 2394698 antisipasi-pemudik-ridwan-kamil-minta-polisi-segera-lakukan-penyekatan-kyWNSPgBtH.jpg Ridwan Kamil

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta jajaran kepolisian di Provinsi Jabar segera melakukan penyekatan jalan untuk mengantisipasi masuknya pemudik ke berbagai daerah di Jabar.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyatakan, Pemprov Jabar mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat yang melarang aktivitas mudik Lebaran 2021 untuk menekan potensi penularan Covid-19.

"Kan saya sudah bilang, tahun 2021 belum tahun diumumkan pandemi berakhir. Jadi kalau lebaran liburnya hanya dua hari, mental kita jangan menggunakan mental sebelum (pandemi) Covid-19," kata Kang Emil seusai Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (14/4/2021).

"Dua hari kita langsung kerja lagi, jadi enggak ada rebahan-rebahan, liburan yang sifatnya panjang. Itu karena posisi kita tidak dalam kondisi itu," lanjut Kang Emil.

Karenanya, dalam konferensi pers yang juga digelar secara virtual itu, Kang Emil meminta jajaran kepolisian segera menyiapkan penyekatan.

Bahkan, Kang Emil pun meminta polisi mulai melakukan razia kendaraan sambil terus menyosialisasikan larangan mudik. Menurutnya, hal itu harus dilakukan jauh hari sebelum lebaran tiba.

"Saya khawatir, mereka menyiasati tanggal mudik. Pola pikir orang Indonesia yang menyiasati tanggal harus diantisipasi," tegasnya.

Baca Juga : Wagub Pastikan Kondisi NTT Kondusif Pascabencana Siklon Tropis Seroja

Di tempat yang sama, Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri menerangkan, pihaknya sudah menyiapkan 120 titik penyekatan dimana 11 titik di antaranya berada di wilayah perbatasan DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

Dia mencontohkan, penyekatan di Karawang dan Bekasi akan lebih ketat karena berbatasan dengan DKI Jakarta. Sedangkan di wilayah aglomerasi misalnya Bandung Raya, tetap dilakukan pengawasan, termasuk di daerah wisata seperti di Puncak, Kabupaten Bogor.

Menurut Dofiri, sosialisasi larangan mudik sudah dimulai seiring dengan berjalannya Operasi Keselamatan yang dimulai 12-25 April 2021.

"Selain (sosialiasi) protokol kesehatan, mulai dari sekarang tentang adanya larangan mudik lebaran," ujarnya.

Disinggung adanya masyarakat yang sudah kadung mudik, Dofiri menyebut aparat pemerintah di tingkat RT hingga RW langsung melakukan pendataan untuk dilakukan isolasi hingga tracing jika ditemukan kasus Covid-19.

"Kami sih berharap, masyarakat juga timbul kesadaran pribadi untuk menahan diri dulu, untuk tidak melaksanakan mudik lebaran tahun ini. Mereka yang coba mudik akan diputar balik," tegasnya. agung bakti sarasa

Caption: Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meminta jajaran kepolisian segera melakukan penyekatan untuk mengantisipasi pemudik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini