Mayat Bayi Mengambang di Sungai Kota Malang, Mulut Tersumbat Kain

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 20 April 2021 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 519 2397824 mayat-bayi-mengambang-di-sungai-kota-malang-mulut-tersumbat-kain-PGnDxaz6qI.jpg Mayat bayi ditemukan di Kota Malang. (Foto: Polsek Sukun)

KOTA MALANG - Warga di Kelurahan Bandungrejosari, Kota Malang dikejutkan dengan penemuan jasad bayi terbungkus tas plastik berwarna merah. Bayi malang tersebut ditemukan di aliran sungai yang ada di Jalan Simpang Kepuh, RT 10 RW 4, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

Jasad bayi ini pertama kali ditemukan oleh seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Ngatin, Selasa (20/4/2021) pagi. Ngatin saat itu hendak berbelanja di warung. Bagian belakang rumah majikannya langsung berbatasan dengan sungai yang ada di Jalan Simpang Kepuh.

"Saat itu saya mau keluar rumah lewat pintu belakang rumah majikan. Saat kembali ke rumah majikan, saya melihat tas plastik warna cokelat mengambang di sungai dari utara menuju selatan," ucap Ngatin, Selasa siang. 

Baca juga: Warga Bungo Heboh Temukan Mayat Bayi dalam Tas di Ruko Kosong

Penasaran, Ngatin mengambil tas plastik tersebut dengan kayu. Ternyata saat dibuka isi tas tersebut adalah jasad bayi yang awalnya dikira boneka bayi.

“Saat saya buka tas, ternyata berisi seperti boneka bayi. Setelah diperhatikan, kok seperti mayat bayi. Akhirnya saya minta tolong warga untuk memastikan itu boneka bayi atau mayat bayi beneran. Ternyata itu mayat bayi," ujarnya kembali. 

Baca juga: Dikira Warga Suara Kuntilanak, Ternyata Bayi Mungil Ditemukan Terbungkus Plastik

Selanjutnya, temuan bayi tersebut dilaporkan Ngatin ke Ketua RT setempat dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas Bandungrejosari dan Polsek Sukun. Polisi yang menerima laporan warga langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kapolsek Sukun Kompol Suyoto membenarkan adanya penemuan jasad bayi di aliran sungai di wilayah Simpang Kepuh, Sukun. Pihaknya menduga bayi sengaja dibuang karena hasil hubungan gelap orangtuanya.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan menerima keberadaan pelaku. Tadi kami sudah melakukan identifikasi dan olah TKP, " tuturnya.

Saat ditemukan, lanjut Suyoto, bayi tersebut tidak berpakaian dan hanya berbalut kain serbet. Ari-ari masih menempel di tubuh bayi malang itu.

"Ari-ari masih menempel di tubuh bayi itu. Mulutnya tersumbat kain warna merah, dan wajahnya sebelah kiri membiru atau lebam," kata Suyoto kembali. 

Kini guna penyelidikan kasus penemuan jasad bayi ini, kepolisian membawa jasad bayi ini ke ruang forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Di sini nantinya jasad bayi akan menjalani pemeriksaan autopsi guna menyelidiki penyebab pasti kematiannya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini