Sedang Cari Rumput, Warga Malang Tertimbun Longsor

Antara, · Rabu 21 April 2021 21:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 519 2398673 sedang-cari-rumput-warga-malang-tertimbun-longsor-IcErFkbN6L.jpg Sejumlah warga saat mencari korban longsor Malang (foto: Dok Antara)

MALANG - Seorang warga dilaporkan hilang akibat kejadian tanah longsor di Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (21/4/2021).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bagyo Setiono mengatakan, kejadian tersebut bermula pada saat korban bernama Suliswanto, seorang laki-laki berusia 35 tahun yang tengah mencari rumput di Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

“Ini bukan karena gempa kemarin, longsor mendadak. Kondisi tidak hujan, tapi ada kejadian tanah longsor. Di wilayah itu banyak pasir,” kata Bagyo.

Baca juga:  2 Rumah di Proyek Rel Ganda Bogor-Sukabumi Terbawa Longsor

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tanah longsor itu terjadi pada Rabu (21/4/2021) sekira pukul 10.30 WIB. Sejak kejadian tanah longsor tersebut, telah dilakukan upaya pencarian korban, namun hingga saat ini belum ditemukan.

Pencarian tersebut dilakukan oleh Babinsa, dan masyarakat setempat. Pencarian tidak bisa menggunakan alat berat, karena lokasi longsor berada di kaki Gunung Semeru.

 Baca juga: 3 Penambang Pasir Tewas Tertimpa Tebing Longsor

Sementara itu, Camat Ampelgading Achmad Sovie mengatakan, saat kejadian kondisi cuaca di Desa Tamansari, tidak ada banjir, dan tidak sedang hujan. Ia mengatakan masih belum mengetahui penyebab terjadinya bencana tanah longsor tersebut.

“Longsor di Desa Tamansari, tidak ada banjir, dan tidak ada hujan. Penyebabnya masih belum diketahui, kejadian di wilayah pegunungan, di bawah kaki Gunung Semeru. Korban belum ditemukan,” kata Achmad.

Ia menambahkan, proses pencarian korban telah dilakukan hingga kurang lebih pukul 17.30 WIB. Namun, korban masih belum ditemukan. Rencananya, pencarian akan dilakukan pada esok hari dengan mengerahkan relawan, masyarakat sekitar, termasuk TNI Polri.

“Pencarian akan dilanjutkan besok pagi. Tidak bisa menggunakan alat berat, karena ini pegunungan. Jadi kita kerahkan masyarakat, besok kita gerakkan TNI Polri,” demikian Achmad Sovie.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini