Nama KH Hasyim Asy'ari Hilang dari Kamus Sejarah, Nadiem Makarim: Itu Disusun Sebelum Saya Jadi Menteri

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 21 April 2021 18:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 65 2398591 nama-kh-hasyim-asy-ari-hilang-dari-kamus-sejarah-nadiem-makarim-itu-disusun-sebelum-saya-jadi-menteri-RULy1RFfLv.jpg Nadiem Makarim (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Hal ini menyusul hilangnya nama KH Hasyim Asy'ari hilang dari draf Kamus Sejarah yang dibuat Kemendikbud.

Menanggapi polemik itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Nadiem Makarim menjelaskan bahwa kamus sejarah itu disusun sebelum dirinya menjabat pembantu presiden, tepatnya tahun 2017.

"Kamus sejarah ini disusun sejak 2017, sebelum saya menjabat. begitu saya dengar isu ini, maka saya langsung mengambil langkah kongkrit untuk menugaskan dirjen kebudayaan mengambil langkah kongkrit," kata Nadiem dalam unggahan video di akun Instagram @nadiemmakarim, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga: Polemik Hilangnya Pendiri NU dari Kamus Sejarah, Ini Penjelasan Mendikbud 

Dia mengaku telah menugaskan anak buahnya untuk melakukan penyempurnaan kamus sejarah tersebut. Selain itu, agar mempertimbangkan masukan dari seluruh lapisan masyarakat termasuk NU.

"Saya tugaskan langsung, untuk melakukan penyempurnaan langsung yang sempat terhenti. Dilanjutkan dengan cermat dan secara teknis, dan berbagai pertimbangan termasuk NU. Kepada masyarakat Indonesia Kemendikbud tidak ada sama sekali menghilangkan nilai sejarah, perjuangan tokoh-tokoh bangsa termasuk KH Hasyim Asy'ari," ujarnya.

Dia menilai pendiri NU itu merupakan seorang guru dan menjadi panutan dari seluruh tokoh di Indonesia. Sebab, dari pemikirannya lahir sebuah organisasi islam yang selalu menjadi pilar kemajuan pendidikan Tanah Air.

"KH Hasyim Asy'ari adalah guru dan panutan. NU yang lahir dari buah pemikiran beliau menjadi pilar terpenting dari setiap lini kemajuan bangsa. Bangsa ini berhak mengetahui tokoh yang berjasa," kata dia.

Dia mengaku berniat mendirikan museum KH Hasyim Asy'ari di Jombang dan menerbitkan bukunya agar nantinya masyarakat Indonesia mengetahui sejarah hidup yang bersangkutan.

"Hal itu pun juga Mendikbud mendirikan museum KH Hasyim Asy'ari di Jombang dan menerbitkan bukunya. Pengabdian seorang kiai dalam membangun negeri. Saya memohon restu agar kamus sejarah yang belum dimiliki negara ini dapat kita lanjut sempurnakan bersama agar dapat memberikan manfaat untuk semua," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini