Disekap dan Lehernya Dirantai, Perempuan Ini Berhasil Kabur dari Siksaan Pacarnya

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Sabtu 24 April 2021 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 24 608 2400122 disekap-dan-lehernya-dirantai-perempuan-ini-berhasil-kabur-dari-siksaan-pacarnya-6NwuQANFrF.jpg Perempuan disekap dan disiksa pacarnya. (Foto : Ist)

MEDAN - Seorang janda bernama Rina Simanungkalit (33), warga Jalan Tangguk Bongkar VII, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, berhasil kabur dari sekapan sang kekasih di rumah kos-nya di Jalan Elang, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai.

Dengan tertatih-tatih, Rina berhasil sampai di rumah seorang kepala lingkungan (Ketua RW) tak jauh dari lokasi penyekapan. Saat tiba di rumah sang kepala lingkungan, dia dalam kondisi leher terikat rantai. Sekujur tubuhnya pun terluka akibat penganiayaan selama penyekapan.

Sang kepala lingkungan yang mendapati Rina lalu melaporkan insiden itu ke Polsek Medan Area.

Polisi yang mendapatkan informasi lantas mengejar MPS alias Poltak (44), warga Jalan Pukat VII, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Poltak adalah kekasih korban yang patut diduga melakukan penganiayaan dan penyekapan tersebut.

"Korban disekap selama tiga hari dan leher korban dirantai pada saat tersangka tertidur. Korban berhasil melarikan diri menuju rumah Kepling," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Rianto, Sabtu (24/4/2021).

Baca Juga : Terbakar Api Cemburu, Pria Ini Nekat Sekap dan Siksa Mantan Pacar

Rianto menyebut Poltak ditangkap di tempat kos-nya di Jalan Elang, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai pada Jumat, 23 April 2021, dini hari kemarin.

"Kita sudah menetapkan MPS alias Poltak sebagai tersangka. Dari pengakuannya, dia melakukan aksi kejam itu karena terbakar api cemburu karena korban diduga telah menjalin hubungan dengan orang lain. Sementara lamarannya untuk berumah tangga ditolak oleh korban. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan," kata Rianto.

Sementara itu, untuk korban, sambung Rianto, kini masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan. Korban masih dirawat intensif karena trauma yang dialaminya.

Baca Juga : Dirampok dan Disekap Penjaga Kos, Wanita Muda Ini Loncat dari Lantai 2

"Masih dirawat dan kita harap segera pulih untuk dimintai keterangan lebih lanjut," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini